Presiden Prabowo: Bantuan Bencana Wajib Transparan, Tak Ada Ujung-ujungnya Nagih

Bangun Santoso

Kamis, 01 Januari 2026 | 16:15 WIB
Presiden Prabowo: Bantuan Bencana Wajib Transparan, Tak Ada Ujung-ujungnya Nagih
Prabowo Soal Bantuan Bencana. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo mengizinkan penyaluran bantuan bencana Sumatra asalkan melalui mekanisme jelas dan transparan.
  • Setiap sumbangan wajib dilaporkan resmi kepada pemerintah pusat untuk pengelolaan akuntabel dan tepat sasaran.
  • Pemerintah mempertimbangkan rekening khusus donasi, menekankan bantuan harus tulus tanpa tuntutan terselubung di masa depan.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan lampu hijau seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan untuk penanganan bencana di Sumatra.

Namun, di balik pintu yang terbuka itu, Prabowo memasang satu syarat mutlak yang tak bisa ditawar, semua bantuan harus berjalan melalui mekanisme yang jelas, transparan, dan yang terpenting, tanpa ada kepentingan apa pun di baliknya.

Pesan tegas ini disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas mengenai progres pembangunan 600 hunian untuk korban bencana, yang dipantau melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, setiap sumbangan dari masyarakat, komunitas, hingga diaspora di luar negeri harus dilaporkan terlebih dahulu kepada pemerintah. Tujuannya satu, agar bantuan tersebut dapat dikelola secara akuntabel dan disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

"Kalau ada pihak yang tulus ikhlas mau membantu, ya kita jelas sebagai manusia masa menolak bantuan. Asal bantuannya itu jelas ya, tadi saya sampaikan kepada pihak yang memberi sumbangan silahkan, monggo. Bikin surat, saya menyumbang ini, nanti kita laporkan ke pemerintah pusat. Nanti kita yang akan salurkan kalau memang dia membantu," ujar Prabowo sebagaimana dilansir Antara.

Presiden menjelaskan bahwa mekanisme resmi ini adalah benteng untuk memastikan bantuan tidak menimbulkan masalah baru. Pemerintah, tegasnya, tidak ingin niat baik untuk membantu justru memicu persoalan hanya karena prosedurnya yang tidak terstruktur dan tidak transparan.

Ia mencontohkan gelombang solidaritas yang bisa datang dari berbagai penjuru, termasuk dari diaspora Aceh, Minangkabau, Batak, serta komunitas masyarakat Indonesia lainnya di berbagai negara yang hatinya terpanggil untuk membantu tanah air.

Untuk memfasilitasi niat baik tersebut, pemerintah akan menyiapkan skema yang disepakati bersama antara pusat dan daerah. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah membuka rekening khusus untuk donasi pascabencana.

Melalui rekening ini, masyarakat dapat menyalurkan bantuan secara langsung, namun alirannya tetap berada dalam pengawasan yang ketat untuk menjaga transparansi.

baca juga

Di balik semua aturan teknis itu, Prabowo menekankan inti dari setiap bantuan adalah ketulusan. Ia memperingatkan agar setiap uluran tangan harus didasari keikhlasan murni, tanpa embel-embel atau tuntutan tertentu di masa depan.

Pengalaman, kata Presiden, telah mengajarkan bahwa ada bantuan yang datang dengan "tagihan" terselubung.

"Kita tidak menolak bantuan, hanya mekanisme dan prosedurnya harus jelas ya kan, dan harus ikhlas. Karena kita mengalami, pernah dibantu-dibantu akhirnya ujungnya ada juga ya kan yang menagih," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Bantuan Bencana Dibuka Seluas-luasnya, Tapi Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan

Prabowo: Bantuan Bencana Dibuka Seluas-luasnya, Tapi Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 15:39 WIB

Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih

Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 15:34 WIB

Prabowo Jawab Kritikan: Menteri Datang Salah, Tak Datang Dibilang Tak Peduli

Prabowo Jawab Kritikan: Menteri Datang Salah, Tak Datang Dibilang Tak Peduli

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:59 WIB

Begini Kondisi Hunian Danantara di Aceh yang Ditinjau Prabowo: Ada WiFi Gratis, Target 15 Ribu Unit

Begini Kondisi Hunian Danantara di Aceh yang Ditinjau Prabowo: Ada WiFi Gratis, Target 15 Ribu Unit

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:50 WIB

Prabowo: Pejabat Turun Dinyinyiri, Tak Turun Disalahkan, Kami Siap Dihujat

Prabowo: Pejabat Turun Dinyinyiri, Tak Turun Disalahkan, Kami Siap Dihujat

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:42 WIB

Prabowo Soal Bantuan Bencana: Pemerintah Terbuka, Asal Tulus dan Jelas Mekanismenya

Prabowo Soal Bantuan Bencana: Pemerintah Terbuka, Asal Tulus dan Jelas Mekanismenya

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:52 WIB

Untar Hormati Proses Hukum Gugatan Mahasiswa, Klaim Sudah Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan

Untar Hormati Proses Hukum Gugatan Mahasiswa, Klaim Sudah Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:49 WIB

Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!

Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:43 WIB

Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK

Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:33 WIB

Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?

Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:30 WIB

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:25 WIB

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:15 WIB

×