Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 02 Februari 2026 | 16:10 WIB
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
Juru Bicara PDI Perjuangan Guntur Romli. (Suara.com/Dea)
  • Politisi PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, mengkritik dukungan total Presiden Jokowi terhadap PSI.
  • Guntur menuding ambisi kekuasaan keluarga telah mendorong Jokowi melanggar etika dan konstitusi politik.
  • Dukungan terbuka Jokowi kepada PSI dinilai sebagai bentuk pengkhianatan politik terhadap partainya, PDIP.

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, melontarkan kritik keras terhadap manuver politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia menilai Jokowi kini menunjukkan dukungan terbuka dan total kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

Menurut Guntur, langkah tersebut menandai perubahan prioritas politik Jokowi yang dinilai lebih berfokus pada masa depan kekuasaan keluarga ketimbang kepentingan bangsa secara luas.

Dukungan ke PSI Dinilai Terlalu Jauh

Guntur menyebut Jokowi saat ini berada dalam posisi “mati-matian” mendukung PSI. Ia menilai, intensitas dukungan tersebut tidak lagi sekadar sikap politik biasa, melainkan mencerminkan keterlibatan personal yang sangat dalam.

“Tak ada yang dipikirkan oleh Jokowi setiap detik, yang menjadi beban hidupnya sehingga menderita secara batin sampai-sampai diserang penyakit yang misterius, kecuali terus memikirkan bagaimana ia dan keluarganya harus berkuasa,” ujar Guntur dalam keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).

Pernyataan itu menggambarkan pandangan Guntur bahwa ambisi politik keluarga disebut telah menjadi beban psikologis bagi Jokowi sendiri.

Tuduhan Penyimpangan Kekuasaan

Lebih jauh, Guntur menuding ambisi tersebut berdampak pada cara-cara politik yang dinilainya mencederai demokrasi. Ia menyebut adanya dugaan praktik yang melanggar etika politik dan semangat konstitusi.

“Sayangnya hal itu dilakukan oleh Jokowi dengan menghalalkan segala cara: berkhianat, berbohong, politik adu domba, mengangkangi konstitusi, cawe-cawe ke lembaga penegak hukum, untuk memastikan dia dan keluarganya terus memegang kekuasaan,” tegasnya.

Tudingan tersebut merujuk pada sejumlah peristiwa politik nasional, termasuk putusan Mahkamah Konstitusi yang membuka jalan bagi Gibran Rakabuming Raka menjadi wakil presiden, serta sikap Jokowi yang dinilai menunjukkan keberpihakan pada PSI.

Dianggap Mengkhianati PDIP

Sebagai kader yang dibesarkan PDI Perjuangan, Jokowi dinilai telah menjauh dari partai yang mengusungnya menjadi presiden selama dua periode. Guntur menyebut dukungan terbuka kepada PSI sebagai bentuk pengkhianatan politik terhadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurutnya, dinamika ini bukan sekadar perbedaan pilihan politik, tetapi mencerminkan pergeseran loyalitas yang berdampak besar pada peta kekuatan politik nasional.

Sorotan terhadap Politik Dinasti

Pernyataan Guntur sekaligus mempertegas kritik lama soal dugaan politik dinasti dalam lingkar kekuasaan nasional. Dukungan terhadap PSI dinilai menjadi bagian dari upaya memperpanjang pengaruh politik keluarga Jokowi di panggung nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti

Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti

News | Senin, 02 Februari 2026 | 15:36 WIB

Jokowi Mati-matian Bela PSI, Dinilai Bukan Sekadar Dukungan

Jokowi Mati-matian Bela PSI, Dinilai Bukan Sekadar Dukungan

Video | Senin, 02 Februari 2026 | 12:06 WIB

Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029

Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 12:40 WIB

Terkini

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB

Fakta-fakta  Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:57 WIB