Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:40 WIB
Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029
Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui. (Suara.com/Ari Welianto)
  • Jokowi berkomitmen kerja total meloloskan PSI ke Senayan pada Pileg 2029.
  • Dukungan ini bertujuan memperkuat daya tawar Gibran untuk Pilpres periode kedua.
  • Strategi Jokowi dinilai sebagai langkah sistematis dalam memperkokoh dinasti politik nasional.

Suara.com - Pernyataan mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, yang berkomitmen bekerja 'mati-matian' untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai bukan sekadar dukungan politik biasa. Di balik pernyataan terbuka tersebut, tersimpan kepentingan politik jangka panjang yang berkaitan erat dengan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2029.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai sikap Jokowi menunjukkan komitmen total untuk mengantarkan PSI lolos ke Senayan pada Pileg 2029 mendatang.

“Pernyataan Jokowi itu jelas dan gamblang bahwa ia akan total membantu PSI pada Pileg 2029. Setidaknya, Jokowi akan mengerahkan semua kemampuan dan kekuatannya untuk mengantarkan PSI ke Senayan,” ujar Jamiluddin kepada Suara.com, Minggu (1/2/2026).

Menurut Jamiluddin, frasa “mati-matian” yang disampaikan Jokowi saat penutupan Rakernas I PSI di Makassar memiliki makna yang luas. Dukungan total tersebut tidak hanya menyasar kursi parlemen bagi PSI, tetapi juga kemenangan pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka untuk periode kedua.

“Mati-matian yang dimaksud Jokowi juga dapat berlaku untuk Pilpres 2029. Jokowi akan totalitas mengantarkan pasangan Prabowo-Gibran menjadi presiden dan wakil presiden dua periode,” tambahnya.

Ia menilai, melalui dua momentum besar yakni Pileg dan Pilpres, Jokowi berpotensi memperkuat dinasti politiknya di tingkat nasional. Keberhasilan PSI menembus Senayan akan memperkokoh posisi Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum partai tersebut.

“Jika PSI lolos ke Senayan, posisi Kaesang sebagai Ketua Umum akan semakin mapan, mengakar, dan sulit digoyahkan. Kekuatan PSI di bawah Kaesang akan menjadi penopang dinasti politik yang dibangun Jokowi,” jelas Jamiluddin.

Sementara pada jalur eksekutif, PSI dinilai harus memiliki nilai tawar politik yang kuat di mata Prabowo Subianto agar Gibran tetap dipertahankan sebagai calon wakil presiden pada 2029.

“Nilai tawar itu harus ditunjukkan dengan meningkatkan status PSI dari partai gurem menjadi partai menengah. Untuk itu, Jokowi berjanji bekerja keras dan menjadi tokoh utama di berbagai kampanye PSI ke depan,” ucapnya.

Lebih jauh, Jamiluddin menyebut jika skenario tersebut terwujud—Gibran kembali mendampingi Prabowo pada 2029—maka jalan politik menuju Pilpres 2034 akan semakin terbuka lebar bagi Gibran.

“Jika Gibran tetap mendampingi Prabowo pada 2029, hal itu memudahkan Jokowi mengantarkan Gibran menjadi presiden pada 2034. Di titik itulah dinasti politik Jokowi akan semakin kuat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI

Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:17 WIB

Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?

Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:13 WIB

Kaesang Singgung Ketidakhadiran Bapak J saat Rakernas

Kaesang Singgung Ketidakhadiran Bapak J saat Rakernas

Video | Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:22 WIB

Terkini

Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak

Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:22 WIB

PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat

PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:19 WIB

Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000

Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:17 WIB

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:14 WIB

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:55 WIB

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:52 WIB

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:36 WIB

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:29 WIB

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:11 WIB