Prabowo Ungkap Dana Umat Rp500 Triliun, Siap Bentuk Lembaga Pengelola Super?

Bangun Santoso

Minggu, 08 Februari 2026 | 11:50 WIB
Prabowo Ungkap Dana Umat Rp500 Triliun, Siap Bentuk Lembaga Pengelola Super?
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (ANTARA/HO-YouTube Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengungkap potensi dana umat terintegrasi bisa mencapai Rp500 triliun per tahun di Masjid Istiqlal.
  • Pemerintah berencana membentuk lembaga khusus profesional untuk mengelola dana umat secara transparan dan akuntabel.
  • Prabowo menekankan perlunya sinergi antara ulama dan umara sebagai fondasi utama kemajuan bangsa Indonesia ke depan.

Suara.com - Di tengah agenda pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025-2030, Presiden Prabowo Subianto mengungkap adanya potensi 'harta karun' dari dana umat yang jika dikelola secara terintegrasi bisa mencapai angka fantastis, yakni Rp500 triliun setiap tahunnya.

Wacana ini disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang menandakan keseriusan pemerintah untuk menata ulang pengelolaan dana-dana keumatan yang selama ini tersebar di berbagai institusi.

Menurut Prabowo, angka tersebut bukan sekadar asumsi, melainkan berdasarkan laporan yang ia terima langsung dari Menteri Agama.

"Saya diberi laporan oleh Menteri Agama, kalau dana umat semua dikelola dengan baik, itu bisa jumlahnya itu minimal Rp500 triliun satu tahun," kata Prabowo di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (7/2/2026).

Presiden Prabowo secara gamblang menyampaikan rencananya untuk membentuk sebuah lembaga khusus yang akan bertugas mengelola dana umat tersebut.

Tujuannya, mengoptimalkan potensi yang ada agar bisa menjadi kekuatan pendorong kemajuan bangsa.

Lembaga Super Pengelola Dana Umat, Bakal Seperti Apa?

Gagasan pembentukan lembaga baru ini memunculkan banyak pertanyaan. Jika terwujud, lembaga ini berpotensi menjadi salah satu institusi finansial non-perbankan terbesar di Indonesia, mengelola dana yang setara dengan porsi signifikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Presiden menekankan bahwa pengelolaan dana sebesar itu harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia meyakini, jika dikelola dengan benar, dana umat dapat menjadi motor penggerak ekonomi syariah, membiayai program-program sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi umat secara masif.

baca juga

"Potensi tersebut dapat menjadi kekuatan besar bagi kemajuan bangsa apabila dikelola secara profesional dan akuntabel," tegas Prabowo.

Langkah ini bisa jadi akan meniru kesuksesan lembaga serupa seperti Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang mengelola dana haji, namun dengan skala yang jauh lebih besar dan cakupan yang lebih luas, mencakup zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) dari seluruh Indonesia.

Pesan Persatuan Ulama dan Umara

Di luar gagasan ekonomi yang mengejutkan itu, Prabowo juga tidak lupa menyisipkan pesan politik yang kuat. Ia kembali menekankan pentingnya sinergi dan persatuan antara ulama (pemuka agama) dan umara (pemerintah) sebagai fondasi utama kebangkitan Indonesia di masa depan.

Menurutnya, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam dinamika berbangsa. Namun, ia mengajak seluruh elemen, terutama para ulama yang hadir, untuk selalu mengedepankan jalan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Pada momen yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara pengukuhan dan secara resmi mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus baru MUI.

Ia berharap MUI dapat terus menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membimbing umat dan menjaga keutuhan bangsa.

"Saya ucapkan selamat bekerja Majlis Ulama Indonesia, selamat berkhidmat untuk bangsa umat dan seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali

Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 09:24 WIB

Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat

Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:36 WIB

Mantan Menlu hingga Akademisi Kumpul, Apa yang Dibahas Intensif dengan Presiden Prabowo?

Mantan Menlu hingga Akademisi Kumpul, Apa yang Dibahas Intensif dengan Presiden Prabowo?

Video | Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:00 WIB

PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup

PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:45 WIB

Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat

Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:33 WIB

Gerindra Minta Maaf Atribut Partainya Ganggu Masyarakat, Perintah Segera Dicopot!

Gerindra Minta Maaf Atribut Partainya Ganggu Masyarakat, Perintah Segera Dicopot!

Video | Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:49 WIB

Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!

Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

×