7 Fakta Kasus Penyiraman Air Keras di Cempaka Putih, Cairan dari Praktikum Sekolah

Bangun Santoso

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:30 WIB
7 Fakta Kasus Penyiraman Air Keras di Cempaka Putih, Cairan dari Praktikum Sekolah
Ilustrasi air keras. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Insiden penyiraman cairan diduga air keras terjadi Jumat (6/2/2026) sore di Cempaka Raya, Jakarta Pusat, melibatkan tiga pelajar pelaku.
  • Tiga korban pelajar SMK mengalami luka, satu di antaranya (FF) cedera mata serius akibat serangan acak dari pelaku.
  • Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga pelaku pada Minggu (8/2/2026); kasus ditangani Unit PPA karena pelaku di bawah umur.

Suara.com - Jagat maya dihebohkan oleh rekaman viral aksi penyiraman cairan diduga air keras yang melibatkan antar pelajar di kawasan Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat.

Peristiwa memprihatinkan yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) sore tersebut memperlihatkan aksi brutal tiga orang pelajar yang berboncengan satu sepeda motor saat menyerang kelompok pelajar lain yang datang dari arah berlawanan secara tiba-tiba.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, telah mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut dan memastikan bahwa pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan intensif.

"Intinya bertiga orang ini bonceng motor, terus kemudian berpapasan sama tiga orang lain, remaja juga. Terus disiram," kata Roby yang dikutip pada, Selasa (10/2/2026).

Hingga kini pemeriksaan masih terus dilanjutkan dan dari pemeriksaan awal terdapat 7 fakta mengerikan mengenai kejadian tersebut:

1. Waktu dan Lokasi Kejadian

Sebuah insiden kriminal berupa aksi penyiraman zat kimia berbahaya jenis air keras dilaporkan telah terjadi di kawasan Jalan Cempaka Raya, wilayah Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, tepatnya pada hari Jumat (6/2/2026), yang diperkirakan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB sore hari.

Peristiwa keji tersebut kemudian mendadak menjadi pusat perhatian publik dan viral di media sosial setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian serta video amatir hasil dokumentasi warga mulai beredar luas dan tersebar ke berbagai penjuru jagat maya.

2. Identitas dan Kondisi Korban

baca juga

Terdapat tiga korban yang semuanya merupakan pelajar SMK dari sebuah sekolah di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dari ketiga korban tersebut diantaranya, Satu korban berinisial FF (16) mengalami luka serius pada bagian mata.

Berdasarkan pemeriksaan medis, penglihatan FF menjadi buram/samar-samar dan masih merasakan perih. Dua rekan korban lainnya dilaporkan tidak mengalami luka atau cedera serius, meski belum seluruhnya diperiksa.

3. Identitas dan Penangkapan Pelaku

Pihak Polres Metro Jakarta Pusat saat ini telah berhasil mengamankan tiga orang pemuda yang teridentifikasi sebagai pelaku aksi penyiraman tersebut, yang mana ketiganya dipastikan masih menyandang status sebagai pelajar aktif namun berasal dari institusi pendidikan yang berbeda dengan sekolah tempat para korban menuntut ilmu.

Ketiga pelaku ini juga diketahui masih mengenyam pendidikan di salah satu sekolah menengah yang berlokasi di dalam cakupan wilayah administratif Jakarta Pusat

Diketahui kedua pelaku masih di bawah umur dan yang satu berumur 18 tahun. Para pelaku sempat melarikan diri ke luar kota (Karawang, Cikarang, dan Depok). Polisi akhirnya mengamankan mereka pada Minggu (8/2/2026) malam melalui pendekatan persuasif dan kerja sama dengan orang tua pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Meradang Pelajar Siram Air Keras Acak di Cempaka Putih: Tindak Tegas, Tak Ada Kompromi!

Pramono Meradang Pelajar Siram Air Keras Acak di Cempaka Putih: Tindak Tegas, Tak Ada Kompromi!

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 13:40 WIB

Siram Air Keras Secara Acak, Tiga Pelajar di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur

Siram Air Keras Secara Acak, Tiga Pelajar di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur

News | Senin, 09 Februari 2026 | 13:01 WIB

Banjir 30 Cm Genangi Ruas Jalan di Cempaka Putih

Banjir 30 Cm Genangi Ruas Jalan di Cempaka Putih

Foto | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:14 WIB

Geng Motor Teror Warga Siskamling di Pulogadung: Siram Air Keras, Aspal Sampai Berasap

Geng Motor Teror Warga Siskamling di Pulogadung: Siram Air Keras, Aspal Sampai Berasap

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 18:10 WIB

Geger! Teror Penyiraman Air Keras oleh OTK di Pulogadung, Aspal Sampai Berasap

Geger! Teror Penyiraman Air Keras oleh OTK di Pulogadung, Aspal Sampai Berasap

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 16:57 WIB

Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Putih: Data Korban Beredar di Medsos

Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Putih: Data Korban Beredar di Medsos

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 18:09 WIB

Suasana IGD RS Islam Cempaka Putih, Korban Ledakan SMA 72 Jalani Perawatan

Suasana IGD RS Islam Cempaka Putih, Korban Ledakan SMA 72 Jalani Perawatan

Foto | Jum'at, 07 November 2025 | 18:07 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×