Demokrat Dukung Langkah 'Bersih-Bersih' Prabowo, Herman Khaeron: Pejabat Kotor Hambat Ekonomi

Vania Rossa | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 14:01 WIB
Demokrat Dukung Langkah 'Bersih-Bersih' Prabowo, Herman Khaeron: Pejabat Kotor Hambat Ekonomi
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Suara.com/Bagaskara)
  • Sekjen Demokrat, Herman Khaeron, tegaskan dukungannya pada kebijakan Presiden Prabowo bersihkan hambatan ekonomi.
  • Presiden Prabowo tidak toleransi penghambat kemajuan ekonomi di birokrasi dan sektor swasta.
  • Hashim Djojohadikusumo mengonfirmasi pembersihan birokrasi telah dimulai untuk mencopot pejabat merugikan.

Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan komitmen partainya untuk mengawal penuh kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam membersihkan hambatan bagi kemajuan ekonomi Indonesia. 

Hal ini merespons sinyal kuat dari Presiden yang tidak akan menoleransi pihak-pihak, baik di birokrasi maupun sektor swasta, yang menjadi "telur busuk" dan merugikan negara.

Herman menyatakan, bahwa Partai Demokrat berada di barisan yang sama dengan Presiden Prabowo, terutama dalam upaya penegakan hukum dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Demokrat akan selalu mendukung kebijakan Presiden Prabowo, apalagi dalam hal penegakan hukum dan kesejahteraan rakyat," ujar Herman saat dihubungi Suara.com, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, langkah tegas Presiden untuk melakukan "bersih-bersih" di jajaran birokrasi merupakan syarat mutlak jika Indonesia ingin menjadi bangsa yang besar dan mampu bersaing di kancah global. 

Ia menilai, integritas para pejabat publik menjadi kunci utama terciptanya tata kelola pemerintahan yang sehat.

"Syarat negara ini bisa maju dan bersaing dengan negara lain adalah birokrasi atau pejabatnya bersih. Hal ini sangat krusial karena dapat menciptakan pembangunan yang efisien dan efektif," lanjutnya.

Lebih lanjut, Herman menekankan bahwa keberadaan elemen-elemen yang menghambat kemajuan ekonomi hanya akan membebani rakyat. 

Dengan birokrasi yang bersih dari praktik koruptif dan inefisiensi, diharapkan target-target pembangunan ekonomi yang dicanangkan pemerintahan Prabowo dapat tercapai tepat sasaran.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah mengirimkan sinyal kuat tidak akan menoleransi siapa pun yang menghambat kemajuan ekonomi Indonesia. Langkah tegas kini tengah disiapkan untuk membersihkan birokrasi dan sektor swasta dari para "telur busuk" yang selama ini merugikan negara.

Kabar mengenai rencana "bersih-bersih" besar-besaran ini diungkapkan oleh Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, dalam forum China Conference Southeast Asia di St Regis Jakarta, Selasa (10/2) malam.

Hashim menegaskan bahwa momentum pembersihan di lingkup birokrasi sudah dimulai. Hal ini sekaligus menjawab tanda tanya publik mengenai pengunduran diri sejumlah pejabat kunci di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini.

"Sekarang, tinggal masalah membersihkan 'telur-telur busuk' ini. Terus terang, akan ada pejabat yang dicopot, saya rasa denda sangat besar akan dijatuhkan," tegas Hashim dalam diskusi panel yang diikuti secara daring tersebut.

Adik kandung Presiden Prabowo ini memastikan bahwa pemerintah tidak akan pandang bulu. Elit yang terlibat praktik kriminal hingga perusakan lingkungan akan menjadi sasaran utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham-saham Konglomerat Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Apa Saja?

Saham-saham Konglomerat Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 12:24 WIB

Sorot Agincourt, Prabowo Instruksikan Penilaian Proporsional Izin Tambang Martabe

Sorot Agincourt, Prabowo Instruksikan Penilaian Proporsional Izin Tambang Martabe

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:38 WIB

Prabowo 'Pelototi' Jeffrey Hingga Hasan Usai jadi Bos Baru BEI dan OJK

Prabowo 'Pelototi' Jeffrey Hingga Hasan Usai jadi Bos Baru BEI dan OJK

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:29 WIB

Terkini

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB