Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:14 WIB
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
Pramono Anung kunjungan kerja di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/2/2026). (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen menertibkan PKL dari trotoar untuk kenyamanan mobilitas warga.
  • Penertiban ini dipicu suksesnya kawasan Palmerah bebas PKL saat peresmian SPPG Polri pada Jumat (13/2/2026).
  • Pramono menegaskan fasilitas pedestrian baru wajib difungsikan hanya untuk pejalan kaki, bukan tempat berniaga.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk menata kawasan pedestrian di ibu kota agar terbebas dari gerombolan pedagang kaki lima (PKL).

Pramono tidak ingin penertiban kawasan umum hanya dilakukan secara temporer, seperti saat ada kunjungan pejabat negara atau bersifat seremonial belaka.

Langkah tegas ini diambil merespons tertibnya kawasan Palmerah dari pasar tumpah maupun gerombolan PKL saat Presiden Prabowo Subianto meresmikan SPPG Polri pada Jumat (13/2/2026) lalu.

Pramono menyatakan bahwa dirinya lebih menginginkan aksi nyata yang berdampak jangka panjang bagi kenyamanan mobilitas warga Jakarta.

"Saya ingin hal yang lebih nyata, dan untuk itu saya akan tertibkan. Pokoknya saya akan tertibkan," tegas politisi PDIP itu.

Sang mantan Sekretaris Kabinet juga menyoroti fungsi trotoar yang sering kali beralih rupa menjadi tempat berniaga secara ilegal.

Ia menekankan bahwa fasilitas pedestrian yang telah dibangun dengan dana besar harus dijaga marwahnya sesuai peruntukan aslinya bagi pejalan kaki.

Pramono secara spesifik melarang adanya aktivitas perdagangan makanan atau lapak apa pun di atas trotoar-trotoar baru yang ada di Jakarta.

"Saya tidak izinkan untuk digunakan jualan cilok ataupun untuk apa ya, yang bukan fungsinya untuk pedestrian," tuturnya.

baca juga

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya masif Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga estetika dan ketertiban tata ruang kota.

Pramono mengingatkan bahwa anggaran yang digelontorkan untuk membangun dan merawat infrastruktur publik tersebut berasal dari uang rakyat yang sangat besar.

"Untuk membuat dan merawat itu juga biayanya besar," kata dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai

Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:52 WIB

Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas

Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:33 WIB

Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong

Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:49 WIB

Terkini

5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!

5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:43 WIB

Jokowi dan PSI Makin Percaya Diri, Pengamat Singgung Potensi Pecah Kongsi

Jokowi dan PSI Makin Percaya Diri, Pengamat Singgung Potensi Pecah Kongsi

Video | Rabu, 30 September 2026 | 15:42 WIB

Honda Keluarkan Mobil Keluarga Harga Setara Innova Zenix Hybrid

Honda Keluarkan Mobil Keluarga Harga Setara Innova Zenix Hybrid

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 15:41 WIB

Review Serial Honor Thy Mother: Mengulik Duka dan Ambisi dalam Keluarga

Review Serial Honor Thy Mother: Mengulik Duka dan Ambisi dalam Keluarga

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:40 WIB

Bansos dan KJP Banyak yang Putus, DPRD DKI Desak Pengelolaan Desil Balik ke Daerah

Bansos dan KJP Banyak yang Putus, DPRD DKI Desak Pengelolaan Desil Balik ke Daerah

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:38 WIB

5 Moisturizer Ekstrak Mawar untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Awet Muda di Usia 45 Tahun ke Atas

5 Moisturizer Ekstrak Mawar untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Awet Muda di Usia 45 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:38 WIB

5 Masker Wajah dari Bunga Mawar untuk Cerahkan Wajah dan Cegah Garis Halus di Usia 40 Tahun

5 Masker Wajah dari Bunga Mawar untuk Cerahkan Wajah dan Cegah Garis Halus di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:37 WIB

Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan

Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Warga Evakuasi Korban dari Kolong Truk di Makassar: Balita Tewas, Tiga Luka-Luka

Warga Evakuasi Korban dari Kolong Truk di Makassar: Balita Tewas, Tiga Luka-Luka

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Komdis PSSI Hukum Yakob-Yance Sayuri dan Fabio Lefundes, Ada Intimidasi hingga Kekerasan

Komdis PSSI Hukum Yakob-Yance Sayuri dan Fabio Lefundes, Ada Intimidasi hingga Kekerasan

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

×