Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 26 Februari 2026 | 16:43 WIB
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
Ilustrasi MBG. [Ist]
baca 10 detik
  • Kemensos dan BGN mematangkan model baru program Makan Bergizi Gratis khusus lansia dan disabilitas.
  • Distribusi makanan akan dilakukan oleh pendamping sosial Kemensos, sedangkan masakan disiapkan di SPPG.
  • Program ini menyasar lansia dan disabilitas kelompok desil 1-5, khususnya yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Suara.com - Kementerian Sosial dan Badan Gizi Nasional makin mematangkan model baru pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

Dalam skema yang disusun, makanan akan dimasak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), seperti MBG pada umumnya. Namun distribusinya dilakukan oleh pendamping sosial yang merupakan pekerja Kemensos.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebutkan, skema tersebut telah disetujui bersama dengan Kepala BGN Dadan Hindayana.

“Saya berkoordinasi dengan Kepala BGN Prof. Dadan untuk mematangkan makan bergizi gratis khusus untuk lansia dan penyandang disabilitas. Saya bersyukur karena konsepnya makin matang dan sudah ketemu kira-kira bagaimana bentuk kerjasamanya,” ujar Gus Ipul, Kamis (26/2/2026).

“Nanti yang melayani tetap SPPG, sementara yang mengantar nanti dari Pokmas atau dari caregiver,” lanjutnya.

MBG lansia sebenarnya pengembangan dari program Permakanan yang sebelumnya telah berjalan, di mana bantuan makanan siap santap bagi lansia dan penyandang disabilitas disalurkan melalui pendamping sosial dan kelompok masyarakat.

Lantaran diintegrasikan dengan program MBG nasional, sehingga diharapkan memperluas cakupan layanan sekaligus memastikan standar gizi lebih terukur.

Sasaran program adalah lansia dan penyandang disabilitas yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya kelompok desil 1 hingga 5. Pemerintah memprioritaskan lansia rentan serta penyandang disabilitas berat yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menilai sinergi antara dapur gizi nasional dan jaringan layanan sosial Kementerian Sosial akan mempermudah jangkauan layanan bagi kelompok rentan.

baca juga

“Saya kira apa yang sebenarnya jadi tugas Mensos selama ini dengan hadirnya SPPG di setiap wilayah itu akan dipermudah, karena SPPG ada di setiap wilayah di Indonesia di radius rata-rata 4 Km,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembagian peran antara BGN dan Kementerian Sosial memungkinkan proses penyediaan hingga distribusi makanan berjalan lebih efektif.

“Penyediaan makanan bisa diambil dari SPPG, kemudian yang mengantarkan tetap petugas dari Kementerian Sosial yaitu Pokmas atau caregiver. Jadi ini sinergi yang bagus mengoptimalkan fasilitasnya,” kata Dadan.

Skema tersebut diharapkan menjadi pintu perluasan MBG bagi kelompok rentan di luar penerima manfaat anak sekolah, sekaligus memastikan lansia dan penyandang disabilitas dengan keterbatasan mobilitas tetap memperoleh akses makanan bergizi secara langsung di tempat tinggal mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG TV Punya Siapa? Ramai Disorot, Bos BGN Mengaku Tak Tahu

MBG TV Punya Siapa? Ramai Disorot, Bos BGN Mengaku Tak Tahu

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:31 WIB

Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan

Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan

Video | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:00 WIB

BGN Atur Skema MBG Selama Libur Lebaran, Begini Teknis Distribusinya

BGN Atur Skema MBG Selama Libur Lebaran, Begini Teknis Distribusinya

News | Senin, 23 Februari 2026 | 13:54 WIB

BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan

BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 15:56 WIB

Terkini

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:51 WIB

Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik

Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:34 WIB

×