Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Bangun Santoso

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:52 WIB
Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
Gambar sebagai ILUSTRASI bibit siklon. (X Georitmus/ Instagram BMKG)
baca 10 detik
  • BMKG mengidentifikasi tiga bibit siklon tropis aktif yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di Indonesia.
  • Bibit Siklon Tropis 90S paling diwaspadai karena peluang tinggi berkembang menjadi siklon dalam 24-48 jam ke depan.
  • Dampaknya meliputi hujan lebat dan angin kencang di wilayah Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara Timur.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang saat ini terpantau aktif di sekitar wilayah kedaulatan Indonesia.

Fenomena atmosfer ini diprediksi menjadi pemicu utama terjadinya cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, yang meliputi peningkatan intensitas curah hujan, angin kencang, hingga ancaman gelombang tinggi di berbagai provinsi strategis.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di Jakarta, Selasa (3/3/2026), memberikan penjelasan mendalam mengenai posisi dan pergerakan sistem cuaca ini.

Berdasarkan data pemantauan terbaru hingga Selasa pukul 07.00 WIB, terdapat tiga sistem siklon yang sedang aktif dan terus dipantau pergerakannya.

Ketiganya adalah Bibit Siklon Tropis 90S yang berada di Samudra Hindia selatan Banten-Jawa Barat, Bibit Siklon Tropis 93S di barat laut daratan Australia, serta Bibit Siklon Tropis 92P yang terdeteksi di Teluk Carpentaria, sebelah selatan Papua Selatan.

Keberadaan tiga bibit siklon ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan atau tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi.

Terkait hal ini, Teuku Faisal Fathani menegaskan komitmen lembaga dalam melakukan pengawasan nonstop terhadap dinamika cuaca tersebut.

“Kami memantau pergerakan ketiga bibit siklon ini secara intensif selama 24 jam penuh. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak tidak langsungnya, seperti genangan atau angin kencang. Pastikan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG untuk menghindari informasi yang tidak benar,” kata dia sebagaimana dilansir Antara.

Analisis teknis lebih lanjut dipaparkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani.

baca juga

Menurutnya, dari ketiga bibit tersebut, Bibit Siklon Tropis 90S menjadi yang paling diwaspadai karena memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam ke depan.

Peningkatan status ini dapat berdampak signifikan pada stabilitas cuaca di wilayah Jawa dan sekitarnya.

Sementara itu, untuk Bibit Siklon Tropis 93S dan 92P, meskipun saat ini memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis penuh, keberadaannya tetap memberikan dampak tidak langsung yang nyata terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia.

Hal ini disebabkan oleh perubahan pola tekanan udara yang terjadi secara masif di sekitar pusat sistem tersebut.

Andri menjelaskan bahwa kemunculan ketiga bibit siklon tersebut secara bersamaan meningkatkan gradien tekanan udara di wilayah Indonesia.

Kondisi ini memperkuat kecepatan angin permukaan serta memicu pemusatan massa udara yang besar. Dinamika ini semakin diperparah oleh suhu muka laut yang hangat di perairan selatan dan timur Indonesia, serta terbentuknya area pertemuan angin atau konfluensi yang memanjang dari Bali hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dampak langsung dari aktifnya dinamika atmosfer ini adalah potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat mengguyur wilayah-wilayah padat penduduk.

Wilayah yang masuk dalam zona waspada meliputi Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Selain ancaman hujan lebat, potensi angin kencang juga membayangi sejumlah wilayah luas di Indonesia.

BMKG mencatat potensi angin kencang ini dapat terjadi di Bali, DI Yogyakarta, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Maluku, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, hingga wilayah pesisir selatan Papua Selatan.

Angin kencang ini tidak hanya berisiko menumbangkan pohon atau papan reklame di area perkotaan, tetapi juga membahayakan aktivitas pelayaran di perairan selatan.

Dengan adanya ancaman nyata dari tiga bibit siklon tropis ini, BMKG mengimbau masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah terdampak untuk terus meningkatkan kewaspadaan.

Koordinasi antarlembaga di tingkat daerah diharapkan dapat diperkuat guna memitigasi kemungkinan dampak buruk dari cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Pihak berwenang juga meminta warga untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi resmi atau media sosial BMKG guna mendapatkan data yang akurat dan terkini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut

BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:33 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:05 WIB

Catat Waktunya, Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Catat Waktunya, Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

News | Senin, 02 Maret 2026 | 20:45 WIB

BMKG: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia

BMKG: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia

News | Senin, 02 Maret 2026 | 17:37 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek Sore Ini

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek Sore Ini

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:12 WIB

Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada

Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:50 WIB

Langit Jabodetabek Masih Kelam, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini

Langit Jabodetabek Masih Kelam, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 09:45 WIB

Terkini

Dua Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo Karhutla, Koalisi Pers Sumsel Beri Kapolda Tenggat 2x24 Jam

Dua Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo Karhutla, Koalisi Pers Sumsel Beri Kapolda Tenggat 2x24 Jam

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Video | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:10 WIB

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:05 WIB

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB

×