- Anies Baswedan bertemu SBY dan AHY di Puri Cikeas, Bogor, pada Sabtu (21/3) saat halalbihalal Lebaran.
- Pertemuan tersebut dinilai sebagai upaya membuka kembali opsi politik duet Anies-AHY untuk kontestasi Pilpres 2029.
- Peluang duet tersebut bergantung pada dinamika politik AHY dalam pemerintahan dan ambisi politik kedua tokoh.
Suara.com - Kedatangan Anies Baswedan di Puri Cikeas, Bogor, dalam suasana Lebaran, tidak dapat dinilai sebagai silaturahmi biasa.
Lebih dari itu, ada makna politik yang mungkin terkandung dalam pertemuan di kediaman Susilo Bambamg Yudhoyono (SBY) tersebut.
Adalah Arifki Chaniago, Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, yang menilai ada kemungkinan lain dari kunjungan Anies ke Bogor.
Terlebih Anies bertemu SBY dan putranya, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menurut Arifki silaturahmi pada Sabtu (21/3) “memancing” isu cinta lama bersemi kembali dan peluang duet Anies–AHY kembali terbuka di Pilpres 2029.
Sebelumnya duet tersebut pernah terealisasi, namun gagal karena Anies memilih Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai cawapres.
Arifki mengatakan momentum halalbihalal kerap menjadi ruang komunikasi politik yang sarat makna di antara para elite politik.
Tidak terkecuali momen silaturahmi di Cikeas yang ia nilai memiliki makna simbolik untuk membuka kembali opsi kerja sama politik.
“Pertemuan ini tidak bisa dilihat hanya sebagai silaturahmi biasa. Ada upaya memancing kemungkinan agar duet Anies–AHY tetap menjadi opsi yang hidup,” kata Arifki, Rabu (25/3/2026).
Arifki mengatakan kedekatan Anies dengan Partai Demokrat memiliki jejak yang cukup panjang. Mengingat Anies pernah mengikuti Konvensi Capres Partai Demokrat 2014.
“Artinya, hubungan Anies dengan Demokrat bukan hubungan baru. Sudah ada irisan sejarah politik sejak 2014,” kata Arifki.
Selain itu, pada Pilpres 2024, pasangan Anies–AHY sempat menjadi skenario utama sebelum akhirnya batal di tahap akhir. Hal ini, menurut Arifki, semakin memperkuat bahwa keduanya memiliki basis komunikasi politik yang sudah terbangun.
Seberapa Jauh Peluangnya?
Peluang duet Anies-AHY akan sangat bergantung pada dinamika politik ke depan, terutama terkait posisi AHY dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Arifki keberadaan AHY di kabinet menyimbolkan bagwa Prabowo turut mempertimbangkan AHY sebagai cawapres pada Pilpres mendatang.