Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

Ronald Seger Prabowo

Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:15 WIB
Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat kondisi lalu lintas mencatat lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode arus balik Idulfitri 1447H/2026 tanggal 26-27 Maret 2026 lalu cenderung tersebar. [Dok Pribadi]
baca 10 detik
  • PT Jasa Marga mencatat arus balik Idulfitri 2026 di Jabotabek pada 26-27 Maret cenderung tersebar, total 2,36 juta kendaraan telah kembali.
  • Rest area Trans Jawa berpotensi padat; pengguna jalan diimbau memanfaatkan rest area alternatif atau istirahat di luar tol.
  • Skema buka-tutup rest area diberlakukan situasional, pengguna jalan juga disarankan memakai aplikasi Travoy untuk perencanaan optimal.

Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat kondisi lalu lintas mencatat lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode arus balik Idulfitri 1447H/2026 tanggal 26-27 Maret 2026 lalu cenderung tersebar.

Setelah lalu-lintas tertinggi kembali ke Jabotabek terjadi pada 24 Maret 2026 lalu (256.338 kendaraan), Jasa Marga mencatat lalu lintas juga tersebar pada 25 Maret 2026 sebanyak 206.243 kendaraan dan 26 Maret 2026 sebanyak 192.122 kendaraan.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak).

Hal itu disampaikan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono yang didampingi Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano dan Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Ari Respati.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Rivan menyampaikan bahwa berdasarkan data arus balik di empat gerbang tol utama tersebut mencapai 2,36 juta kendaraan telah kembali ke arah Jakarta atau sekitar 69,45% dari total proyeksi arus balik sebanyak 3,39 juta kendaraan.

"Potensi peningkatan arus balik masih diperkirakan terjadi pada periode akhir pekan hingga 28-29 Maret 2026. Tingginya volume kendaraan di akhir pekan ini juga akan berdampak pada peningkatan aktivitas pengguna jalan tol di rest area. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan yang terdampak kepadatan di sejumlah titik jalan tol," ujar Rivan dilansir, Sabtu (28/3/2026).

Rivan menyebutkan, sejumlah rest area di Jalan Tol Trans Jawa arah Jakarta berpotensi mengalami kepadatan, khususnya di KM 229B dan KM 208B Ruas Palikanci serta KM 164B Ruas Cipali.

Untuk itu, pengguna jalan diimbau untuk mengatur pola perjalanan dengan memanfaatkan rest area alternatif, baik sebelum titik-titik tersebut seperti di KM 360B dan KM 380B Ruas Batang–Semarang, maupun setelahnya di KM 130B Ruas Cipali.

baca juga

Selain itu, pengguna jalan juga dapat keluar sementara dari jalan tol untuk beristirahat di luar tol atau di jalur arteri sekitar guna menghindari kepadatan di rest area dalam tol.

"Sebagai langkah antisipasi, sesuai diskresi Kepolisian, akan diberlakukan skema buka-tutup rest area KM 62B serta penutupan sementara rest area KM 52B Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek secara situasional. Kami juga mengingatkan kembali kepada para pemudik dari arah Bandung menuju Jakarta dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) yang telah dibuka secara fungsional. Japek II Selatan dibuka untuk distribusi lalu lintas sehingga akan mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek," tambahnya.

Untuk mendukung perencanaan perjalanan yang matang, Rivan menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol.

"Melalui Travoy, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time, mengetahui lokasi rest area beserta fasilitas dan kapasitasnya. Selain itu, informasi ketersediaan SPBU maupun SPKLU juga dapat diakses, sehingga pengguna jalan dapat merencanakan pengisian bahan bakar maupun pengisian daya kendaraan listrik dengan lebih optimal dan tidak perlu masuk ke rest area yang tidak sesuai dengan kebutuhannya," jelas dia.

Rivan kembali mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa one way yang diterapkan atas diskresi Kepolisian.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap disiplin dalam berkendara. Pada jalur one way, lajur kanan dan bahu jalan tidak diperuntukkan untuk mendahului. Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama,” tutup Rivan.

Jasa Marga juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima, kendaraan dalam kondisi laik jalan, hingga merencanakan waktu keberangkatan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini.

Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB

Penerapan One Way Nasional Tahap Dua untuk Arus Balik Lebaran 2026

Penerapan One Way Nasional Tahap Dua untuk Arus Balik Lebaran 2026

Foto | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:00 WIB

Lebih dari 2 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Pada Arus Balik Mudik Lebaran 2026

Lebih dari 2 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Pada Arus Balik Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×