Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:49 WIB
Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit
Iran membatasi akses Selat Hormuz pasca serangan AS-Israel, hanya mengizinkan kapal negara sahabat melintas.
baca 10 detik
  • Serangan AS-Israel menewaskan Pemimpin Iran memicu pembalasan berupa blokade strategis di Selat Hormuz.

  • Ribuan kapal komersial tertahan di Teluk Persia sementara harga energi dunia melonjak drastis.

  • Iran mengizinkan kapal Indonesia, Malaysia, dan negara sahabat melintas melalui jalur koordinasi diplomatik.

Suara.com - Ketegangan militer perang di kawasan Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.

Insiden berdarah pada 28 Februari 2026 tersebut menghancurkan berbagai infrastruktur vital di wilayah Iran dan memicu duka nasional yang mendalam.

Laporan resmi mengonfirmasi ribuan nyawa melayang dalam serangan itu, termasuk wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Merespons agresi tersebut, Teheran meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di daratan Timur Tengah.

Langkah defensif Iran tidak berhenti di sana karena mereka mulai memberlakukan pembatasan ketat di jalur navigasi Selat Hormuz.

Kebijakan penutupan jalur ini menciptakan blokade de facto yang melumpuhkan distribusi energi primer dari kawasan Teluk Persia ke pasar internasional.

Dunia kini menghadapi ancaman krisis energi serius lantaran ekspor minyak mentah dan gas alam cair terhambat secara signifikan.

Efek domino dari tersendatnya produksi minyak ini langsung memicu lonjakan harga bahan bakar di berbagai belahan bumi.

Data terkini menunjukkan setidaknya 1.900 kapal komersial terjebak dan tidak dapat bergerak di sekitar perairan Teluk Persia.

baca juga

Ribuan armada laut tersebut terpaksa mematikan mesin dan menjatuhkan jangkar di laut lepas menunggu kepastian izin melintas.

Pihak berwenang di Teheran secara tegas menutup pintu bagi seluruh kapal yang memiliki keterkaitan dengan entitas Amerika Serikat maupun Israel.

Meskipun demikian, akses tetap terbuka bagi kapal dari negara-negara yang menjaga hubungan diplomatik baik dengan pihak Iran.

"Kami telah mengizinkan kapal-kapal dari China, Rusia, India, Pakistan, dan Irak, serta negara-negara lain yang kami anggap sahabat, untuk melewati Selat Hormuz," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Pernyataan diplomatik tersebut menegaskan bahwa navigasi hanya diberikan kepada pihak yang tidak memiliki agenda permusuhan terhadap kedaulatan Iran.

Araghchi menambahkan bahwa Teheran tidak punya alasan untuk mengizinkan "kapal-kapal musuh" melewati Selat Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:42 WIB

Terkini

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 07:24 WIB

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:21 WIB

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:18 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

×