USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB
USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas
USS Tripoli (Wikipedia)
baca 10 detik
  • USS Tripoli tiba di Timur Tengah membawa 3.500 Marinir di tengah ketegangan dengan Iran.

  • Pentagon menyiapkan rencana serangan terbatas ke Pulau Kharg meski belum disetujui Presiden Trump.

  • Iran memperketat pertahanan pantai dengan ranjau guna mengantisipasi pendaratan pasukan amfibi Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, sempat memberikan pernyataan yang sedikit berbeda terkait arah kebijakan luar negeri mereka.

Ia menyatakan bahwa Washington sebenarnya bisa mencapai target politik di Iran tanpa harus mengirimkan pasukan darat.

Namun, sikap yang ditunjukkan oleh Presiden Donald Trump justru dinilai sangat ambigu oleh banyak pengamat internasional.

Presiden dikabarkan masih menimbang opsi untuk mengirimkan minimal 10.000 tentara tambahan ke kawasan Timur Tengah tersebut.

Ketidakpastian ini membuat situasi di kawasan teluk menjadi sangat sulit diprediksi dalam beberapa waktu ke depan.

Di sisi lain, Teheran tidak tinggal diam melihat pergerakan masif armada perang Amerika Serikat di dekat wilayahnya.

Iran dilaporkan telah memperkuat sistem pertahanan udara mereka dan memobilisasi personel militer menuju Pulau Kharg.

Persiapan ini telah dilakukan secara intensif dalam beberapa minggu terakhir untuk mengantisipasi segala kemungkinan serangan mendadak.

Pihak intelijen mencatat adanya pemasangan ranjau dan jebakan maut di sepanjang garis pantai dan sekitar pulau.

baca juga

Langkah ini diambil guna menghalau upaya pendaratan amfibi yang mungkin dilakukan oleh pasukan khusus Amerika Serikat.

Kehadiran USS Tripoli di titik panas dunia ini menjadi sinyal kuat akan adanya perubahan dinamika keamanan global.

Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan minyak dunia kini berada dalam pengawasan ketat kedua belah pihak.

Ketegangan yang terjadi antara Washington dan Teheran kali ini melibatkan pertaruhan taktis yang sangat tinggi dan berisiko.

Publik internasional kini terus memantau apakah perintah serangan akan benar-benar keluar dari meja kerja Oval Office.

Kehadiran ribuan Marinir di kapal amfibi tersebut tetap menjadi ancaman nyata bagi kedaulatan wilayah pesisir Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:18 WIB

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:46 WIB

Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel

Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×