Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

M Nurhadi

Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
Cardinal Pierbattista Pizzaballa [LPJ.org]
baca 10 detik
  • Kepolisian Israel menghalangi Patriark Latin dan Kustos Tanah Suci menuju Gereja Makam Kudus pada Minggu Palma.
  • Ini merupakan larangan pertama kali para pemimpin gereja dilarang memimpin Misa Minggu Palma di situs suci tersebut.
  • Gereja mengecam tindakan itu sebagai pelanggaran Status Quo dan penyimpangan kebebasan beribadah.

Suara.com - Sebuah insiden diplomatik dan religi yang serius terjadi di Kota Tua Yerusalem pada Minggu pagi waktu setempat. Kepolisian Israel menghalangi dan menutup jalan masuk bagi Patriark Latin Yerusalem, Kardinal Pierbattista Pizzaballa, dan Kustos Tanah Suci, Romo Francesco Ielpo, OFM, saat hendak menuju Gereja Makam Kudus untuk memimpin Misa Minggu Palma.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis oleh Patriarkat Latin Yerusalem dan Kustodia Tanah Suci, tindakan aparat keamanan tersebut digambarkan sebagai langkah yang "sangat tidak masuk akal dan sangat tidak proporsional."

Pernyataan resmi tersebut mencatat bahwa ini adalah momen kelam dalam sejarah panjang gereja di Tanah Suci.

"Untuk pertama kalinya dalam berabad-abad, para Pemimpin Gereja dilarang merayakan Misa Minggu Palma di Gereja Makam Kudus," tulis pernyataan tersebut sebagaimana dikutip dari Vatican News.

Kejadian ini dianggap sebagai "preseden buruk" yang mengabaikan perasaan miliaran umat Kristiani di seluruh dunia yang menjadikannya sebagai pusat spiritual, terutama selama Pekan Suci.

Pelarangan ini terjadi saat kedua pemimpin gereja tersebut sedang berjalan secara privat, tanpa adanya iring-iringan atau prosesi upacara tertentu yang biasanya memerlukan izin khusus.

Pihak otoritas gereja menegaskan bahwa sejak dimulainya eskalasi perang, mereka telah bertindak dengan penuh tanggung jawab.

Patriarkat telah mematuhi semua batasan keamanan, termasuk pembatalan pertemuan publik besar dan pembatasan jumlah jemaat guna memastikan perayaan tetap bisa disiarkan secara daring kepada jutaan umat beriman.

Namun, tindakan kepolisian yang memulangkan paksa Kardinal Pizzaballa dan Romo Ielpo—yang merupakan pemegang otoritas gerejawi tertinggi untuk situs-situs suci Katolik—dinilai sebagai penyimpangan ekstrem dari prinsip kebebasan beribadah.

baca juga

Pihak Gereja mengecam keputusan tersebut sebagai langkah yang terburu-buru, cacat secara fundamental, dan melanggar aturan Status Quo yang selama ini menjaga harmoni di situs suci Yerusalem.

"Keputusan yang diambil dengan pertimbangan yang tidak tepat ini mewakili penyimpangan ekstrem dari prinsip dasar nalar, kebebasan beragama, dan penghormatan terhadap Status Quo," tegas pernyataan bersama tersebut.

Baik Patriark maupun Kustos menyatakan "kesedihan yang mendalam" kepada umat Kristiani di Tanah Suci dan di seluruh dunia karena aktivitas doa di salah satu hari paling sakral dalam kalender Kristiani telah dihalangi.

Insiden ini diperkirakan akan memicu reaksi keras dari komunitas internasional dan pemimpin agama dunia, mengingat posisi strategis Yerusalem di tengah ketegangan global saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Makna Daun Palma dalam Minggu Palma, Simbol Iman dan Pengorbanan

Makna Daun Palma dalam Minggu Palma, Simbol Iman dan Pengorbanan

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:32 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB

Terkini

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:25 WIB

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:37 WIB

×