Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB
Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah
ILUSTRASI Rudal
  • Houthi Yaman meluncurkan rudal pertama ke Israel sebagai bentuk loyalitas kepada Iran.

  • Serangan terjadi pada hari ke-30 perang Timur Tengah setelah masa menahan diri berakhir.

  • Keterlibatan Houthi mengancam stabilitas keamanan jalur pelayaran komersial di wilayah Laut Merah.

Suara.com - Perang di kawasan Timur Tengah memasuki babak baru yang semakin mengkhawatirkan pada akhir Maret 2026.

Kelompok Houthi dari Yaman secara mengejutkan meluncurkan serangan rudal perdana mereka ke wilayah kedaulatan Israel.

Aksi militer ini tercatat tepat pada hari ke-30 sejak eskalasi besar pecah di wilayah tersebut.

Sebelumnya kelompok ini cenderung menahan diri meski telah menyatakan dukungan penuh kepada pihak Iran.

Momentum ini menandakan berakhirnya masa tunggu Houthi setelah konflik AS dan Israel melawan Iran meletus.

Analisis Keterlibatan Militer Houthi Yaman

Pihak keamanan Israel mengonfirmasi adanya deteksi proyektil yang datang dari arah wilayah Yaman tersebut.

Militer Israel segera melakukan tindakan pertahanan untuk mencegat rudal yang mengarah ke wilayah mereka.

Banyak pengamat internasional menilai bahwa keterlibatan aktif kelompok Houthi ini sebenarnya sudah sangat diprediksi.

Langkah ini dianggap sebagai pembuktian kesetiaan kelompok tersebut terhadap dukungan panjang dari Teheran selama ini.

Peneliti senior dari Chatham House memberikan pandangan menarik mengenai motif di balik serangan rudal ini.

"Mereka kemungkinan berusaha sebisa mungkin untuk tidak terlibat dalam perang ini, mereka tahu hal itu tidak akan menguntungkan mereka dalam hal apa pun," kata peneliti di Chatham House, Farea Al-Muslimi.

Motif Loyalitas Kepada Pihak Iran

Keputusan untuk terjun langsung ke dalam medan tempur tentu membawa konsekuensi besar bagi posisi Houthi.

Namun tuntutan untuk memberikan aksi nyata sebagai balasan atas bantuan Iran selama bertahun-tahun menjadi faktor penentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:18 WIB

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:46 WIB

Terkini

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:44 WIB

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:39 WIB

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:22 WIB

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:23 WIB

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:10 WIB

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:45 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB