Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

Pebriansyah Ariefana

Senin, 30 Maret 2026 | 12:32 WIB
Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah
Ilustrasi TNI (Pexels)
baca 10 detik
  • Personel PBB asal Indonesia gugur dalam pertempuran antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.

  • Sekjen PBB Antonio Guterres mengecam keras serangan yang menewaskan pasukan perdamaian Indonesia.

  • Pemerintah Indonesia memprioritaskan keselamatan Kontingen Garuda di tengah meningkatnya eskalasi konflik Timur Tengah.

Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia internasional setelah seorang tentara perdamaian asal Indonesia dilaporkan meninggal dunia.

Insiden tragis ini terjadi di tengah berkecamuknya pertempuran antara kelompok Hizbullah dengan militer Israel di Lebanon.

Kejadian yang merenggut nyawa prajurit TNI tersebut berlangsung pada hari Minggu di wilayah perbatasan yang memanas.

Kabar mengenai wafatnya pahlawan devisa negara tersebut dikonfirmasi langsung oleh pimpinan tertinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa baru-baru ini.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan pengumuman resmi melalui akun media sosial X miliknya pada hari Senin.

Antonio Guterres menyatakan kemarahannya atas peristiwa yang menelan korban jiwa dari pihak pasukan perdamaian internasional itu.

"Saya mengecam keras insiden pada Minggu di mana seorang penjaga perdamaian asal Indonesia di UNIFIL terbunuh di tengah permusuhan antara Israel dan Hizbullah," katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan betapa seriusnya ancaman keamanan yang dihadapi oleh tim medis maupun militer di sana.

Tidak hanya satu orang yang menjadi sasaran, terdapat rekan sejawat korban yang juga mengalami kondisi medis kritis.

baca juga

Guterres juga menyebutkan bahwa seorang personel UNIFIL asal Indonesia lainnya mengalami luka parah dalam peristiwa itu.

Sekjen PBB tersebut memberikan penghormatan terakhir kepada pemerintah Indonesia atas jasa prajurit yang telah berkorban nyawa.

Ia menyampaikan duka cita kepada bangsa Indonesia, khususnya keluarga dan rekan korban, dan menyatakan harapan agar personel yang terluka bisa segera pulih.

Dukungan moral terus mengalir bagi keluarga yang ditinggalkan serta bagi prajurit yang kini tengah berjuang sembuh.

Guterres menekankan bahwa kekerasan terhadap pasukan bertopi biru merupakan pelanggaran yang tidak bisa ditoleransi sama sekali.

Menurut Guterres, insiden tersebut merupakan bagian dari rentetan kejadian yang membahayakan keselamatan pasukan penjaga perdamaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:26 WIB

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

Terkini

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara

Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Negara Kejar Setoran Lewat Pajak Kontrakan, Rakyat Kecil Terancam Menggelandang

Negara Kejar Setoran Lewat Pajak Kontrakan, Rakyat Kecil Terancam Menggelandang

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:51 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 13 Agustus 2026, Hoki Menghampiri

4 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 13 Agustus 2026, Hoki Menghampiri

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Maut di Ujung Penolakan: Saat Ajakan Rujuk Berujung Penembakan Mantan Istri di Mesuji

Maut di Ujung Penolakan: Saat Ajakan Rujuk Berujung Penembakan Mantan Istri di Mesuji

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Pupuk Kompos Desa Les dan Peran Nyoman Nadiana dalam Menjaga Lingkungan

Pupuk Kompos Desa Les dan Peran Nyoman Nadiana dalam Menjaga Lingkungan

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Kang Edai Sang Pahlawan Desa Kemiren: Budaya Agraris dan Kolaborasi Astra

Kang Edai Sang Pahlawan Desa Kemiren: Budaya Agraris dan Kolaborasi Astra

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Bukan dari Google, Andre Ungkap Asal-usul Transaksi Rp809 Miliar di GoTo saat Sidang Banding Nadiem

Bukan dari Google, Andre Ungkap Asal-usul Transaksi Rp809 Miliar di GoTo saat Sidang Banding Nadiem

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:47 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jatim hingga 15 Agustus, Ini Titiknya

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jatim hingga 15 Agustus, Ini Titiknya

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:44 WIB

×