ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 30 Maret 2026 | 12:41 WIB
ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?
Donald Trump
baca 10 detik
  • Amerika Serikat merencanakan invasi darat ke Iran setelah serangan udara dinilai tidak efektif.

  • Iran menyiapkan satu juta tentara dan strategi perang gerilya untuk menghadapi pasukan elit Amerika.

  • Mayoritas rakyat dan sekutu internasional menentang rencana serangan darat karena risiko ekonomi tinggi.

Suara.com - Tekanan terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk segera menginstruksikan serangan darat ke wilayah Iran semakin meningkat secara signifikan.

Langkah drastis ini muncul setelah serangkaian operasi udara dan gempuran rudal dinilai gagal melumpuhkan struktur militer serta pemerintahan di Teheran.

Pemerintah Amerika Serikat sebenarnya telah mengkaji opsi invasi darat ini jauh sebelum serangan perdana pecah pada tanggal 28 Februari lalu.

Awalnya, Washington berencana membangun aliansi strategis dengan kelompok minoritas di dalam Iran guna memuluskan penetrasi pasukan ke wilayah lawan.

Metode merangkul kaum minoritas, khususnya etnis Kurdi, merupakan taktik lama yang pernah sukses diterapkan saat menginvasi Afghanistan dan Irak.

Pada perang masa lalu, Amerika menggandeng etnis Tajik serta Uzbek di Afghanistan dan bekerja sama erat dengan kaum Kurdi di Irak.

Etnis Kurdi yang tersebar di wilayah perbatasan empat negara merupakan kekuatan kunci saat menghancurkan kelompok ISIS di kawasan tersebut.

Namun, untuk konflik kali ini, kelompok Kurdi secara tegas menolak tawaran kerja sama militer yang diajukan oleh pihak Pentagon.

Mereka enggan terjebak dalam situasi "habis manis sepah dibuang" setelah sebelumnya merasa ditinggalkan Amerika Serikat di wilayah Suriah demi menjaga hubungan dengan Turki.

baca juga

Sikap sensitif Turki terhadap pergerakan kemerdekaan Kurdi memang menjadi penghalang besar bagi Amerika dalam mendekati kelompok minoritas di Iran.

Selain Kurdi, opsi beraliansi dengan etnis Baluch di wilayah Sistan dan Baluchistan juga menemui jalan buntu karena pertentangan dari Pakistan.

Mayoritas kelompok minoritas ini merupakan penganut Sunni, yang secara sosiopolitik berbeda dengan mayoritas penduduk Parsi di Iran yang bermazhab Syiah.

Karena strategi memecah belah internal ini gagal, Trump kini beralih pada skenario operasi tempur darat yang melibatkan kekuatan mandiri.

Fokus utama penyerangan akan bertumpu pada Unit Ekspedisi Marinir (MEU) yang memiliki spesialisasi dalam serangan kilat dari arah lautan.

Amerika Serikat dilaporkan telah mengerahkan sekitar 5.000 personel marinir dari satuan MEU menuju kawasan Timur Tengah untuk bersiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:58 WIB

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:21 WIB

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:02 WIB

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:38 WIB

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

×