ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 12:41 WIB
ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?
Donald Trump
  • Amerika Serikat merencanakan invasi darat ke Iran setelah serangan udara dinilai tidak efektif.

  • Iran menyiapkan satu juta tentara dan strategi perang gerilya untuk menghadapi pasukan elit Amerika.

  • Mayoritas rakyat dan sekutu internasional menentang rencana serangan darat karena risiko ekonomi tinggi.

Tidak hanya marinir, Gedung Putih juga mengutus 3.000 prajurit dari Divisi Lintas Udara Ke-82 yang dikenal sangat legendaris sejak era Perang Dunia II.

Pasukan penerjun payung ini biasanya memiliki tugas khusus untuk melakukan infiltrasi dan menyerang area jauh di belakang garis pertahanan musuh.

Satuan elit lainnya seperti Delta Force dan Baret Hijau juga dilibatkan dalam misi rahasia guna melakukan sabotase infrastruktur vital lawan.

Secara akumulatif, total pasukan yang diterjunkan mencapai 10.000 personel, jumlah yang jauh lebih ramping dibandingkan invasi Irak tahun 2003 silam.

Dengan jumlah personel yang terbatas, para analis meyakini bahwa target Amerika Serikat hanyalah penguasaan titik-titik strategis tertentu di wilayah pesisir.

Beberapa lokasi yang menjadi incaran utama adalah Pulau Kharg yang merupakan urat nadi ekspor minyak mentah milik pemerintah Iran.

Selain itu, Pulau Qeshm yang diduga menjadi basis pengembangan teknologi rudal dan Pulau Larak sebagai kunci kendali Selat Hormuz juga menjadi sasaran.

Sementara itu, pasukan dari Divisi Lintas Udara Ke-28 direncanakan bergerak jauh ke daratan untuk melumpuhkan fasilitas nuklir di Isfahan.

Pemerintah Iran sendiri tidak tinggal diam dan terus memantau setiap pergerakan armada militer Amerika Serikat dengan sangat waspada.

Reza Sayah, seorang koresponden dari stasiun televisi PBS di Teheran, mengungkapkan bahwa Iran telah bersiap menghadapi invasi ini selama bertahun-tahun.

Laporan dari The New Arab menyebutkan bahwa Iran telah memobilisasi hingga satu juta tentara untuk membentengi wilayah kedaulatan mereka.

Teheran juga melontarkan ancaman untuk memperluas cakupan perang hingga ke wilayah Laut Merah melalui aktivasi sel tempur di Yaman.

Langkah ini bertujuan untuk memutus jalur logistik maritim global di Selat Bab al-Mandab yang menghubungkan perdagangan Asia dan Eropa.

Iran dikabarkan telah mempelajari kegagalan Amerika Serikat dalam Perang Vietnam serta konflik berkepanjangan di Afghanistan dan Irak sebagai bahan evaluasi.

Bantuan teknis dan nasihat militer dari Rusia serta China juga memperkuat sistem pertahanan udara dan laut milik angkatan bersenjata Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:45 WIB

Terkini

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:37 WIB

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:35 WIB

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:32 WIB

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:53 WIB

Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng

Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:49 WIB

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:45 WIB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB