Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 17:41 WIB
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) TNI Unifil Lebanon. [Ist]
  • DPR pertimbangkan tarik pasukan TNI dari Lebanon usai satu personel gugur.
  • Dave Laksono desak evaluasi misi UNIFIL akibat eskalasi konflik di Lebanon.
  • Keselamatan prajurit TNI jadi prioritas utama menyusul serangan fatal di Lebanon.

Suara.com - DPR RI mulai mempertimbangkan opsi penarikan prajurit TNI dari misi penjaga perdamaian di Lebanon menyusul gugurnya seorang personel akibat serangan di wilayah konflik tersebut. Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menilai tragedi ini harus menjadi titik tolak evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan pasukan Indonesia di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Dave memandang situasi di lapangan yang kian memanas saat ini telah bertolak belakang dengan mandat utama pasukan penjaga perdamaian.

“Ini adalah momentum untuk mengevaluasi apakah keberadaan prajurit kita masih efektif menjalankan fungsinya atau tidak. Mengingat serangan terus berlanjut hingga menelan korban jiwa, kita harus mempertanyakan apakah personel kita masih menjaga perdamaian atau justru telah menjadi target serangan,” ujar Dave di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Ia menegaskan bahwa jika faktor keamanan tidak lagi terjamin, pemerintah harus berani mengambil langkah tegas untuk menarik pasukan dari Lebanon. Dave menyoroti bahwa misi perdamaian semestinya dijalankan di wilayah yang relatif stabil, bukan di tengah kancah pertempuran terbuka yang mempertaruhkan nyawa prajurit secara langsung.

“Fungsi TNI adalah menjaga perdamaian. Namun, jika yang terjadi di sana adalah pertempuran aktif, maka misi tersebut tidak lagi memungkinkan untuk dijalankan,” tambahnya.

Dave mengingatkan bahwa insiden yang menimpa prajurit Indonesia di Lebanon bukan kali pertama terjadi. Meskipun sebelumnya pernah ada serangan rudal yang tidak memakan korban serius, peristiwa kali ini dinilai jauh lebih fatal karena merenggut nyawa personel.

Selain itu, Dave menyinggung langkah sejumlah negara lain yang mulai mempertimbangkan penarikan personel dari Lebanon, salah satunya adalah Italia. Menurutnya, Indonesia perlu mencermati dinamika tersebut dan menjalin komunikasi intensif sebelum mengambil keputusan final.

Pemerintah diharapkan segera menentukan sikap diplomatik dan militer yang jelas guna menjamin keselamatan prajurit Indonesia di tengah eskalasi konflik di Lebanon yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:01 WIB

Prajurit TNI Asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Kodim Siapkan Upacara Militer

Prajurit TNI Asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Kodim Siapkan Upacara Militer

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:18 WIB

Apa Itu UNIFIL? Ini Penjelasan dan Kronologi Tewasnya Prajurit TNI Usai Serangan Israel

Apa Itu UNIFIL? Ini Penjelasan dan Kronologi Tewasnya Prajurit TNI Usai Serangan Israel

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran

Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar

Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:28 WIB

Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak

Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:27 WIB

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:26 WIB

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:05 WIB

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:01 WIB

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:52 WIB

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:45 WIB

Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan

Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:42 WIB

Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal

Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:35 WIB