Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 31 Maret 2026 | 16:50 WIB
Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi
Ilustrasi pertanian. (Foto ist).
baca 10 detik
  • Perubahan iklim serius menekan pertanian dengan penurunan hasil dan kualitas pangan, berpotensi memperparah krisis pangan global.
  • Stres panas akibat kenaikan suhu mengganggu fotosintesis tanaman, yang dijelaskan oleh Kepala Pusat Riset Tanaman Pangan BRIN.
  • Inovasi pertanian melalui adaptasi ketahanan iklim dan mitigasi emisi gas rumah kaca menjadi solusi utama yang didorong.

Suara.com - Perubahan iklim mulai memberi tekanan serius pada sektor pertanian. Kenaikan suhu tidak hanya menurunkan hasil panen, tetapi juga berdampak pada kualitas produksi pangan. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini berpotensi memperparah krisis pangan.

Kepala Pusat Riset Tanaman Pangan BRIN, Yudhistira Nugraha, menjelaskan bahwa stres panas (heat stress) menjadi salah satu dampak langsung yang dirasakan tanaman akibat perubahan iklim. Kondisi ini mengganggu proses fotosintesis sehingga produksi biji dan buah menurun.

“Dampak perubahan iklim terkait dengan produksi tanaman itu bisa secara langsung kepada tanamannya, artinya tanaman akan merasakan panas, sehingga akan ada heat stress untuk tanaman,” ujar Yudhistira dalam kegiatan Diseminasi Inovasi Pangan Tahan Iklim Ekstrem, Senin, seperti dikutip dari ANTARA. 

Menghadapi ancaman tersebut, Yudhistira menekankan pentingnya inovasi pertanian melalui dua pendekatan utama, yakni adaptasi dan mitigasi. Adaptasi difokuskan pada peningkatan produktivitas, ketahanan terhadap cekaman iklim, serta pengelolaan ketersediaan air dan stok pangan.

Sementara itu, mitigasi dilakukan untuk menekan emisi gas rumah kaca dari sektor pertanian. Salah satu langkah yang disoroti adalah pengelolaan lahan gambut serta penerapan teknologi budidaya yang lebih ramah lingkungan.

“Untuk intervensi yang bisa dilakukan, misalkan bagaimana juga mengurangi atau mengelola lahan gambut kita, karena lahan gambut kita juga merupakan bagian dari kontribusi terhadap gas rumah kaca,” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong penerapan sistem wanatani (agroforestry) di lahan kering sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Dalam hal ini, BRIN disebut berperan sebagai fasilitator yang menyediakan inovasi berbasis sains untuk mendukung kebijakan dan praktik pertanian berkelanjutan. “BRIN bisa sebagai fasilitator, menyediakan science-based proven terkait dengan validasi klaim dampak gas rumah kaca,” ujarnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:14 WIB

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:02 WIB

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Terkini

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau

Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus

Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!

Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×