Anak 12 Tahun Direkrut Jadi Tentara Iran Hadapi Perang Timur Tengah

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 02 April 2026 | 11:24 WIB
Anak 12 Tahun Direkrut Jadi Tentara Iran Hadapi Perang Timur Tengah
Tentara Iran berpatroli. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • IRGC menurunkan batas usia militer menjadi 12 tahun untuk melawan Amerika dan Israel.

  • Human Rights Watch mengecam kebijakan Iran tersebut sebagai bentuk kejahatan perang internasional.

  • Pejabat Iran mengeklaim perekrutan remaja dilakukan atas dasar desakan dan keinginan anak muda.

Suara.com - Langkah mengejutkan diambil oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC dalam memperkuat lini pertahanannya.

Pemerintah Iran secara resmi telah menurunkan batas usia minimum bagi warga yang ingin bergabung sebagai militer.

Laporan terbaru dari Human Rights Watch mengungkapkan bahwa kini anak berusia 12 tahun sudah bisa mendaftar.

Divisi yang menjadi tujuan para remaja belia ini dinamakan sebagai Prajurit Pembela Tanah Air Iran.

Kebijakan ini muncul di tengah eskalasi konflik yang semakin memanas antara Iran dengan blok Amerika-Israel.

Teheran sepertinya sedang berusaha keras memobilisasi ribuan personel tambahan untuk memperkuat kedaulatan wilayah mereka saat ini.

Strategi ini diambil setelah banyak tokoh penting di pemerintahan Iran tewas akibat serangan pihak lawan.

Kondisi perang yang mendesak membuat otoritas setempat mulai melirik potensi tenaga kerja dari kalangan anak-anak.

Para remaja yang bergabung nantinya akan diberikan berbagai tanggung jawab penting di lapangan maupun logistik.

baca juga

Human Rights Watch menemukan bukti fisik berupa poster promosi yang sudah tersebar luas di media lokal.

Visualisasi dalam poster tersebut menampilkan anak laki-laki dan perempuan bersanding dengan orang dewasa berseragam lengkap.

Tugas yang menanti para prajurit kecil ini meliputi penjagaan ketat di berbagai titik pos pemeriksaan.

Mereka juga akan dilibatkan dalam kegiatan patroli operasional yang menyisir wilayah-wilayah strategis di seluruh negeri.

Selain itu, para remaja ini ditugaskan untuk melakukan pengawasan intelijen guna memantau pergerakan musuh secara diam-diam.

Terdapat pula penempatan pada konvoi kendaraan militer yang membawa perlengkapan perang menuju garis depan pertahanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Rudal Balistik Iran Hantam Israel Tengah Picu Sirine Bahaya di Tel Aviv

Hujan Rudal Balistik Iran Hantam Israel Tengah Picu Sirine Bahaya di Tel Aviv

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:06 WIB

Rontok di Langit Khomein, Iran Hancurkan Drone Canggih MQ-9 Milik AS-Israel

Rontok di Langit Khomein, Iran Hancurkan Drone Canggih MQ-9 Milik AS-Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:04 WIB

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Terkini

Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara

Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:27 WIB

Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita

Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB

Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan

Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:11 WIB

Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor

Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:48 WIB

Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul

Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:40 WIB

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:40 WIB

Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis

Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:17 WIB

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:57 WIB

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:43 WIB

×