Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB
Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon
ILUSTRASI Nuklir (Freepic)
baca 10 detik
  • Pentagon merancang operasi pemindahan uranium Iran yang melibatkan ribuan pasukan dan alat berat.

  • Donald Trump meragukan keberhasilan misi karena lokasi material nuklir terkubur sangat dalam.

  • Ketegangan militer antara Amerika, Israel, dan Iran terus meningkat pasca serangan Februari 2026.

Saat melakukan sesi wawancara dengan CBS, Trump memilih untuk bersikap tertutup mengenai kemenangan operasi ini.

Ia tidak memberikan jawaban pasti mengenai status kemenangan tanpa berhasil mengeluarkan cadangan uranium dari Iran.

Mantan Presiden tersebut mengaku bahwa dirinya belum memberikan pemikiran mendalam mengenai detil teknis pengambilan material.

Trump menyadari bahwa lokasi penyimpanan bahan nuklir tersebut berada di posisi yang sangat sulit dijangkau.

Trump mengatakan ia bahkan tidak memikirkannya, serta menambahkan bahwa uranium tersebut “terkubur sangat dalam” dan “akan sangat sulit bagi siapa pun.”

Ketegangan antara Iran dan Israel sendiri telah memuncak sejak pertengahan tahun lalu tepatnya Juni.

Israel meluncurkan serangan udara karena mencurigai adanya program nuklir militer rahasia yang dikelola oleh Teheran.

Pemerintah Iran secara konsisten membantah tuduhan tersebut dan mengklaim program mereka bertujuan untuk perdamaian.

Aksi saling balas serangan antara kedua negara tersebut berlangsung sengit selama periode dua minggu.

baca juga

Amerika Serikat sempat melakukan intervensi dengan menyerang fasilitas nuklir Iran pada malam tanggal 22 Juni.

Sebagai balasan atas aksi Amerika, Teheran meluncurkan rudal yang mengarah ke pangkalan udara Al Udeid.

Gencatan senjata akhirnya tercapai setelah Trump mengumumkan berakhirnya perang singkat selama 12 hari tersebut.

Namun situasi kembali memanas pada awal tahun 2026 melalui serangan gabungan Amerika dan Israel.

Serangan tertanggal 28 Februari 2026 itu menyasar banyak titik vital di Teheran dan kota lainnya.

Insiden berdarah tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah dan memakan korban jiwa dari sipil.

Iran tidak tinggal diam melihat wilayah kedaulatannya kembali digempur oleh kekuatan militer asing yang besar.

Pihak Teheran segera meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel sebagai bentuk pertahanan diri mereka.

Selain Israel, target serangan Iran juga mencakup berbagai fasilitas militer milik Amerika di Timur Tengah.

Konflik ini memicu kekhawatiran global mengenai potensi perang nuklir yang bisa meledak kapan saja.

Dunia internasional kini terus memantau setiap langkah Pentagon dalam menjalankan rencana pengambilan uranium tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:39 WIB

Gagal Turunkan Rezim Iran, Trump Kini Salahkan Sekutu dan Ancam Keluar dari NATO

Gagal Turunkan Rezim Iran, Trump Kini Salahkan Sekutu dan Ancam Keluar dari NATO

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:50 WIB

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:41 WIB

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:31 WIB

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:27 WIB

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:22 WIB

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:12 WIB

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen  Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:10 WIB

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:52 WIB

Untar Hormati Proses Hukum Gugatan Mahasiswa, Klaim Sudah Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan

Untar Hormati Proses Hukum Gugatan Mahasiswa, Klaim Sudah Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:49 WIB

×