Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif

Vania Rossa

Jum'at, 03 April 2026 | 14:55 WIB
Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Denny Wahyu. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Dinas Dukcapil DKI Jakarta mencatat mayoritas pendatang didominasi usia produktif yang mencari pekerjaan pasca libur Lebaran.
  • Kemudahan akses layanan publik dan fasilitas kota menjadi magnet utama bagi pendatang untuk bermukim di Jakarta.
  • Pemerintah menggunakan data kependudukan untuk menyusun program pembinaan UMKM serta penguatan sektor informal bagi warga pendatang.

Suara.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mengungkap mayoritas pendatang ke Ibu Kota masih didorong oleh kebutuhan mencari pekerjaan. Data menunjukkan sekitar 34,97 persen pendatang, khususnya pascalibur Lebaran tahun lalu, datang dengan tujuan utama mencari nafkah.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto menyebut tingginya angka tersebut sejalan dengan dominasi usia produktif di kalangan pendatang. Tercatat sebanyak 77,84 persen pendatang berada dalam rentang usia 15–64 tahun.

“Kalau datang ke Jakarta itu pasti untuk mencari kerja. Faktor itu juga didukung karena usia produktif mendominasi,” ujar Denny, dikutip dari ANTARA.

Jika dibandingkan dengan alasan lain, faktor pekerjaan masih menjadi yang tertinggi. Disusul alasan keluarga sebesar 32,58 persen, kemudian alasan pekerjaan lanjutan 15,59 persen, perumahan 13,04 persen, pendidikan 3,49 persen, kesehatan 0,29 persen, dan keamanan 0,03 persen.

Dari sisi pendidikan, mayoritas pendatang memiliki latar belakang pendidikan SMA atau sederajat ke bawah, yakni mencapai 78,71 persen. Sementara itu, sekitar 58,96 persen di antaranya diperkirakan masuk kategori berpenghasilan rendah dan banyak bekerja di sektor informal.

Denny menilai kemudahan akses layanan publik menjadi salah satu daya tarik utama Jakarta. Mulai dari layanan administrasi kependudukan, fasilitas kesehatan, hingga pendidikan dinilai lebih mudah diakses dibanding daerah lain.

“Layanan publik yang relatif mudah diakses menjadi magnet tersendiri bagi pendatang,” jelasnya.

Namun, tidak sedikit pendatang yang tinggal di kawasan padat. Sekitar 21,05 persen tercatat bermukim di wilayah RW kumuh, padat, serta daerah perbatasan Jakarta.

Data ini, menurut Denny, bisa menjadi dasar bagi pemerintah dalam merancang program pembinaan, termasuk penguatan UMKM dan transformasi sektor informal menjadi lebih terstruktur.

baca juga

Saat ini, Dukcapil DKI Jakarta masih melakukan pendataan pendatang melalui layanan jemput bola hingga 30 April 2026. Per 1 April 2026, tercatat sebanyak 1.776 pendatang baru masuk ke Jakarta, dengan komposisi relatif seimbang antara laki-laki (50,17 persen) dan perempuan (49,83 persen).

Menariknya, tren jumlah pendatang pascalibur Lebaran dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan. Dari 27.478 orang pada 2022, turun menjadi 25.918 pada 2023, kemudian 16.207 pada 2024, dan 16.049 pada 2025.

Meski demikian, kualitas persiapan pendatang dinilai semakin baik. Dalam dua tahun terakhir, banyak pendatang yang sudah datang dengan bekal keterampilan, kepastian pekerjaan, hingga tempat tinggal yang jelas sebelum tiba di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam

Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:28 WIB

Peringatan Jumat Agung, Katedral Jakarta Hadirkan Jalan Salib Lux in Nihilo

Peringatan Jumat Agung, Katedral Jakarta Hadirkan Jalan Salib Lux in Nihilo

Foto | Jum'at, 03 April 2026 | 11:33 WIB

Tak Gentar Racikan Paul Munster, Persija Jakarta Bidik Kemenangan atas Bhayangkara FC

Tak Gentar Racikan Paul Munster, Persija Jakarta Bidik Kemenangan atas Bhayangkara FC

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 11:32 WIB

Terkini

KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:09 WIB

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:54 WIB

×