Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
Pihak kepolisian melakukan olah TKP lokasi empat pekerja yang tewas di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026). (Foto dok. Humas Polda Metro Jaya)
baca 10 detik
  • 4 pekerja tewas dan tiga lainnya terluka saat menguras penampungan air bergas beracun di Jaksel, Jumat (3/4).
  • Insiden bermula ketika pekerja berusaha menolong rekan yang jatuh ke dalam lubang tanpa alat keselamatan yang memadai.
  • Polda Metro Jaya sedang melakukan penyelidikan intensif terkait unsur kelalaian dan penerapan standar keselamatan kerja di lokasi proyek.

Suara.com - Sebuah proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, berubah menjadi lokasi tragedi pada Jumat (3/4). Empat pekerja konstruksi dinyatakan tewas, sementara tiga lainnya harus dilarikan ke rumah sakit setelah terjebak di dalam penampungan air yang diduga mengandung gas beracun.

Polda Metro Jaya bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti insiden berdarah ini.

"Tim penyidik telah melakukan olah TKP secara mendalam serta memeriksa sejumlah saksi mata guna mengumpulkan bukti-bukti primer di lokasi kejadian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta.

Budi menjelaskan, petaka bermula saat para pekerja sedang melakukan perawatan rutin berupa pengurasan penampungan air di area proyek. Namun, situasi mendadak mencekam ketika maut menjemput di ruang tertutup tersebut.

“Terjadi kecelakaan kerja di proyek bangunan di Jagakarsa saat proses pengurasan penampungan air,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden ini dipicu oleh aksi heroik yang berakhir tragis.

Saat penutup tangki dibuka, salah satu pekerja tiba-tiba terjatuh ke dalam lubang. Melihat rekannya dalam bahaya, pekerja lain berusaha menolong. Namun sayang, tanpa alat keselamatan yang memadai, mereka justru ikut terperosok dan terpapar kondisi ekstrem di dalam lubang.

“Saat evakuasi, saksi merasakan kondisi di sekitar lokasi pengap dan panas,” tambah Budi.

Kejadian ini menyisakan duka mendalam. Empat korban yang meninggal dunia teridentifikasi berinisial YN (32), MW (62), TS (63), dan MF (19). Sementara itu, tiga pekerja lainnya, yakni U (41), AJ (37), dan S (63), dilaporkan mengalami sesak napas akut dan kini tengah berjuang di ruang perawatan medis.

baca juga

Seluruh korban segera dievakuasi ke RSUD Pasar Rebo. Namun, takdir berkata lain; empat orang dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Polisi Selidiki Unsur Kelalaian

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan tinggal diam. Selain fokus pada penanganan korban, penyelidikan intensif diarahkan pada prosedur keselamatan kerja (K3) yang diterapkan di proyek tersebut.

"Selain memantau perkembangan kesehatan para korban yang tengah dirawat, kami juga melakukan penyelidikan intensif terkait unsur kelalaian maupun kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang diterapkan di area proyek tersebut," tegas Budi Hermanto.

Senada dengan Polda Metro, Polsek Jagakarsa mengonfirmasi bahwa para korban diduga kuat menghirup gas beracun dari dalam tangki air.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan lokasi sejak siang hari.

"Pada Jumat pukul 12.00 WIB, telah dilaksanakan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat dalam proyek bangunan bertingkat," pungkasnya.

Hingga kini, area proyek masih dalam pengawasan ketat kepolisian guna memastikan penuntasan kasus secara profesional. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan

Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:36 WIB

Sengketa Lahan di TB Simatupang, BPN Jaksel Didesak Segera Blokir 38 Sertifikat SHM

Sengketa Lahan di TB Simatupang, BPN Jaksel Didesak Segera Blokir 38 Sertifikat SHM

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:20 WIB

Angin Kencang Tumbangkan Pohon di TB Simatupang, Satu Mobil Ringsek Tertimpa

Angin Kencang Tumbangkan Pohon di TB Simatupang, Satu Mobil Ringsek Tertimpa

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 15:51 WIB

Terkini

Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit

Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah

Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah

Lampung | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah

Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026

Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026

Malang | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:36 WIB

BRI Peduli Hadirkan Waste Management Warriors, 500 Relawan Kawal Kebersihan MotoGP Mandalika

BRI Peduli Hadirkan Waste Management Warriors, 500 Relawan Kawal Kebersihan MotoGP Mandalika

Jabar | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Di Tengah Euforia MotoGP Mandalika, BRI Peduli Ajak Pengunjung Jaga Kebersihan Lingkungan

Di Tengah Euforia MotoGP Mandalika, BRI Peduli Ajak Pengunjung Jaga Kebersihan Lingkungan

Bogor | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:31 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan

MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan

Jogja | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:29 WIB

500 Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan di Tengah Gelaran MotoGP Mandalika 2026

500 Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan di Tengah Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:26 WIB

Petualangan Seru Beruang Pencari Hewan di Buku This is How to Spot Animals

Petualangan Seru Beruang Pencari Hewan di Buku This is How to Spot Animals

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:20 WIB

×