4 Kementerian Siap Integrasi Data Perkuat Keberlangsungan Program JKN

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 08 April 2026 | 09:59 WIB
4 Kementerian Siap Integrasi Data Perkuat Keberlangsungan Program JKN
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Penguatan interoperabilitas data dan peningkatan kepesertaan aktif menjadi strategi utama dalam menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Komitmen tersebut ditegaskan melalui kerja sama antara BPJS Kesehatan dan empat kementerian/lembaga yang difokuskan untuk mengintegrasikan data, memperluas cakupan peserta, serta meningkatkan kepatuhan secara berkelanjutan.

Kerja sama ini melibatkan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Koperasi, Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan, serta Badan Gizi Nasional.

"Kolaborasi yang kita lakukan ini mempertemukan BPJS Kesehatan dengan berbagai institusi penting yang memiliki peran besar dalam pembangunan nasional, mulai dari penguatan desa dan daerah tertinggal, penguatan sektor koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan, pembangunan ekosistem ketenagakerjaan hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pemenuhan gizi nasional," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, Selasa, (7/4/2026).

Pujo menegaskan, sinergi ini dirancang untuk menjawab tantangan utama JKN ke depan yang tidak lagi sebatas perluasan cakupan, tetapi juga menjaga keaktifan dan kualitas perlindungan peserta. Sejalan dengan fokus tersebut, masing-masing kementerian/lembaga menghadirkan peran strategis sesuai dengan mandatnya untuk memperkuat ekosistem JKN secara menyeluruh.

Kolaborasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal memperkuat perluasan perlindungan kesehatan hingga ke wilayah desa dan daerah afirmasi, kerja sama dengan Kementerian Koperasi memperluas basis kepesertaan melalui penguatan ekosistem ekonomi kerakyatan, sinergi dengan Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat kualitas data serta kepatuhan kepesertaan pekerja hingga dukungan pada program pemenuhan gizi nasional.

Kerja sama ini juga selaras dengan Program Quick Wins 100 Hari Kerja Pertama Direksi BPJS Kesehatan 2026-2031, yaitu memastikan peserta JKN mendapat respon yang cepat dan solutif apabila mengalami kendala saat mengakses pelayanan di lapangan hingga mempercepat dampak program di masyarakat.

"Jika dirangkum, keseluruhan kerja sama ini membentuk satu orkestrasi besar penguatan JKN dari hulu sampai hilir, mulai dari penguatan basis data, perluasan cakupan kepesertaan, peningkatan keaktifan peserta, hingga integrasi program pembangunan kesehatan nasional," tegas Pujo.

Ia menambahkan, BPJS Kesehatan berperan bukan hanya sebagai penyelenggara jaminan kesehatan, tetapi juga sebagai strategic orchestrator yang menghubungkan berbagai kebijakan sektoral agar terintegrasi dalam satu sistem perlindungan kesehatan nasional yang kuat, adaptif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi data, interoperabilitas sistem, penguatan literasi program, serta kolaborasi kebijakan, ia ingin memastikan bahwa setiap agenda pembangunan nasional memiliki fondasi perlindungan kesehatan yang kokoh.

"Melalui kerja sama ini, kami optimistis dapat memperkuat fondasi JKN secara menyeluruh. Kolaborasi ini diharapkan menjadi kunci dalam memastikan JKN tetap adaptif dan berkelanjutan sebagai pilar utama perlindungan sosial di Indonesia," tambah Pujo.

baca juga

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat pelaksanaan program di desa. Ia menyebut Indonesia sebagai “super tim” yang harus bergerak bersama, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat kolaborasi.

Menurutnya, kerja sama ini memiliki peran penting dalam mengoptimalkan Program Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi (PESIAR), yang turun hingga ke desa-desa guna mengoptimalkan cakupan kepesertaan hingga meningkatkan literasi masyarakat terhadap JKN.

"Program JKN harus diperkuat hingga ke tingkat desa. Jika seluruh upaya ini dilaksanakan secara konsisten, maka visi Asta Cita 2045 dapat terwujud. Melalui kerja sama ini, kita menyatukan langkah untuk mengawal seluruh program strategis secara bersama, dengan komitmen, ketulusan, dan semangat kolaborasi," jelas Yandri.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Gunalan mengatakan peran Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mendukung penguatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin signifikan. Ia menekankan bahwa upaya pemenuhan gizi menjadi bagian penting dalam percepatan penurunan stunting.

"Kerja sama yang dilakukan juga menjadi fondasi penting dalam mendukung program strategis nasional, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa dan daerah tertinggal. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor yang solid, karena upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak dapat dilakukan secara parsial," tegasnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Anwar Sanusi menyampaikan bahwa penguatan jaminan sosial bagi masyarakat menjadi pilar penting yang harus terus dijaga agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Ia menegaskan bahwa interoperabilitas data menjadi kunci, mengingat data yang dimiliki antarinstansi pada dasarnya bersumber dari basis yang sama.

Di sisi lain, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi menyebut Kementerian Koperasi bersama BPJS Kesehatan berupaya memastikan masyarakat yang tergabung dalam koperasi menjadi peserta aktif JKN. Bukan hanya itu, ia juga memastikan masyarakat yang tergabung dalam koperasi menjadi peserta aktif JKN dan mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ugal-ugalan Anggaran MBG: Menyoal Puluhan Ribu Motor Dinas Baru

Ugal-ugalan Anggaran MBG: Menyoal Puluhan Ribu Motor Dinas Baru

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 09:49 WIB

Terpopuler: Harga Motor Berlogo BGN, 6 Motor Listrik Paling Kuat Nanjak di 2026

Terpopuler: Harga Motor Berlogo BGN, 6 Motor Listrik Paling Kuat Nanjak di 2026

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 06:50 WIB

Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG

Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:26 WIB

Purbaya Sempat Tolak Pengadaan Motor untuk Kepala SPPG

Purbaya Sempat Tolak Pengadaan Motor untuk Kepala SPPG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:22 WIB

Kepala BGN: Pengadaan 25.000 Motor Listrik untuk Kepala SPPG

Kepala BGN: Pengadaan 25.000 Motor Listrik untuk Kepala SPPG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 14:47 WIB

Tanpa Miliki Layanan di Indonesia, Motor Listrik Emmo JVX GT Bisa Terdistribusi Puluhan Ribu Unit

Tanpa Miliki Layanan di Indonesia, Motor Listrik Emmo JVX GT Bisa Terdistribusi Puluhan Ribu Unit

Otomotif | Selasa, 07 April 2026 | 14:25 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama di Shopee yang Baunya Mirip Parfum Mewah

5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama di Shopee yang Baunya Mirip Parfum Mewah

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Viva Skin Food Cream untuk Apa? Ini Kegunaan, Kandungan, dan Cara Pakainya

Viva Skin Food Cream untuk Apa? Ini Kegunaan, Kandungan, dan Cara Pakainya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Erick Thohir Bicara Piala Dunia Setelah Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Bicara Piala Dunia Setelah Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Dear Fresh Graduate: Ditolak Pekerjaan Itu Tak Berarti Ditolak Kehidupan

Dear Fresh Graduate: Ditolak Pekerjaan Itu Tak Berarti Ditolak Kehidupan

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:00 WIB

4 Perbedaan Toner dan Serum Eksfoliasi untuk Atasi Pori Tersumbat

4 Perbedaan Toner dan Serum Eksfoliasi untuk Atasi Pori Tersumbat

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Berpotensi Panas, RUU Pemilu Jadi Arena Tarik-Menarik Kepentingan Parpol 2029

Berpotensi Panas, RUU Pemilu Jadi Arena Tarik-Menarik Kepentingan Parpol 2029

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:57 WIB

John Herdman Persembahkan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Rakyat Indonesia

John Herdman Persembahkan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Rakyat Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Tol Lematang-Panjang Bakal Jadi Jalur Urat Nadi Industri dan Ekspor Lampung

Tol Lematang-Panjang Bakal Jadi Jalur Urat Nadi Industri dan Ekspor Lampung

Lampung | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:55 WIB

Segera Antre, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Segera Antre, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:54 WIB

×