Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB
Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif (Tangkapan X)
baca 10 detik
  • Pakistan mengirimkan jet tempur ke Arab Saudi sesuai pakta pertahanan kolektif kedua negara.

  • Pengerahan militer ini bertujuan menekan Iran agar lebih kooperatif dalam negosiasi perdamaian.

  • Langkah ini sekaligus mengamankan investasi ekonomi Arab Saudi di tengah krisis keuangan Pakistan.

Suara.com - Pakistan secara resmi memobilisasi armada jet tempur menuju wilayah Arab Saudi sebagai bentuk nyata implementasi pakta pertahanan kolektif.

Langkah militer ini diambil guna membentengi wilayah kerajaan dari rentetan serangan udara yang terus dilancarkan oleh pihak Iran.

Kehadiran jet tempur tersebut menandai babak baru keterlibatan militer Islamabad dalam menjaga kedaulatan sekutu utamanya di Timur Tengah.

Ilustrasi kilang minyak Arab Saudi (Gemini AI)
Ilustrasi kilang minyak Arab Saudi (Gemini AI)

Dikutip dari Al Jazeera, Menariknya, pengerahan ini dilakukan tepat saat Pakistan sedang memfasilitasi dialog perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.

Strategi ini dinilai sebagai upaya penyeimbang kekuatan agar proses negosiasi di Islamabad memiliki posisi tawar yang jelas.

Pengiriman kekuatan udara ini berakar pada perjanjian pertahanan yang ditandatangani kedua negara pada September 2025 lalu.

Dalam kesepakatan tersebut, ditegaskan bahwa serangan terhadap salah satu negara akan dianggap sebagai serangan terhadap negara lainnya.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyetujui poin-poin krusial tersebut saat bertemu Putra Mahkota Mohammed bin Salman di Riyadh.

Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan peringatan langsung kepada otoritas Iran pada awal Maret.

baca juga

“Saya secara pribadi memperingatkan para pemimpin Iran bahwa Islamabad terikat oleh kewajibannya kepada Riyadh berdasarkan perjanjian tersebut,” ujar Ishaq Dar.

Jaminan Keamanan dan Dinamika Serangan Udara

Pihak Iran sebenarnya sempat meminta kepastian agar wilayah kedaulatan Arab Saudi tidak disalahgunakan untuk menyerang mereka.

Mengenai hal tersebut, Dar menyatakan telah mengantongi jaminan agar wilayah Saudi tetap steril dari aktivitas ofensif ke Iran.

“Iran mencari jaminan bahwa wilayah Saudi tidak akan digunakan untuk menyerangnya, dan saya mendapatkan jaminan tersebut,” tegas Dar.

Meski komunikasi diplomatik terus berjalan, serangan proyektil Iran ke objek vital di Arab Saudi nyatanya masih terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan

Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:04 WIB

6 Jet Tempur Milik TNI AU Kawal Penerbangan Presiden Prabowo ke Magelang

6 Jet Tempur Milik TNI AU Kawal Penerbangan Presiden Prabowo ke Magelang

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:13 WIB

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:37 WIB

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

Batam | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:28 WIB

Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS

Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Kenali Fitur Unggulan Pusat Bantuan BRImo untuk Kenyamanan Bertransaksi

Kenali Fitur Unggulan Pusat Bantuan BRImo untuk Kenyamanan Bertransaksi

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Gaya 'Anak STM Belgia' Demo Rezim: Kami Tidak Mau Merusak, Kami Lawan Sistem

Gaya 'Anak STM Belgia' Demo Rezim: Kami Tidak Mau Merusak, Kami Lawan Sistem

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:00 WIB

BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla

BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:59 WIB

Kasus Dugaan Pencurian Vincent Leocarlius Disetop, Polisi Sebut Uang Dikembalikan Lebih Rp25 Juta

Kasus Dugaan Pencurian Vincent Leocarlius Disetop, Polisi Sebut Uang Dikembalikan Lebih Rp25 Juta

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:52 WIB

WALHI Minta Presiden Perkuat Pengawasan Penanganan Karhutla

WALHI Minta Presiden Perkuat Pengawasan Penanganan Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42 WIB

×