Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), akan datangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta besok, Jumat (7/5) pagi. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf akan mengunjungi kantor KPK di Jakarta pada Jumat, 7 Mei 2026 pagi.
  • Tujuan kunjungan adalah meminta nasihat KPK terkait pencegahan korupsi dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Kemensos.
  • Kemensos akan memberikan informasi pengadaan program Sekolah Rakyat kepada KPK untuk menindaklanjuti kajian potensi tindak korupsi.

Suara.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), akan datangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta besok, Jumat (7/5) pagi.

Kedatangannya itu dimaksudkan untuk meminta nasihat KPK terkait pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan program Kemensos agar terhindar dari tindakan korupsi.

"Rencananya hari ini, tapi kebetulan ditunda besok jam 10. Kami bersama Pak Wamen, Pak Sekjen akan silaturahmi ke KPK untuk minta nasihat, minta masukan," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Selain itu, Gus Ipul mengaku akan berikan sejumlah informasi kepada KPK mengenai pelaksanaan pengadaan yang pernah dan masih dilakukan Kemensos saat ini.

Salah satunya terkait pengadaan barang-barang keperluan program Sekolah Rakyat yang belakangan sempat jadi sorotan publik.

"Kita akan memberikan informasi tentang proses-proses pengadaan di lingkungan Kementerian Sosial," kata dia.

Sekolah Rakyat telah beroperasi selama hampir satu bulan. (Suara.com/Lilis)
Sekolah Rakyat telah beroperasi. (Suara.com/Lilis)

Dalam kunjungannya besok pagi, Gus Ipul menyampaikan belum mengetahui apakah akan bertemu dengan pimpinan KPK tidak.

Hanya saja, ia menekankan bahwa pihaknya akan secara terbuka memberikan informasi yang dibutuhkan KPK.

Sebelumnya, KPK menyebut akan lakukan kajian terhadap program Sekolah Rakyat yang dikelola Kementerian Sosial.

baca juga

Analisis itu dilakukan Direktorat Monitoring KPK untuk mengetahui potensi korupsi pada program tersebut.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan kajian meliputi potensi korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Terkini

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:55 WIB

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional

Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:48 WIB

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:47 WIB

Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris

Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:44 WIB

Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira

Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:41 WIB

Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa

Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:37 WIB

Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?

Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:34 WIB

Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran  Menghentikan Evakuasi Kapal IMO

Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:32 WIB