Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
Jemaah haji dari Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), tiba di Embarkasi Padang, Rabu (9/9/2025). [Dok. Antara]
baca 10 detik
  • Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha mengonfirmasi empat jemaah haji meninggal dunia di Arab Saudi pada Jumat, 8 Mei 2026.
  • Total jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi kini berjumlah 20 orang akibat berbagai gangguan kesehatan medis.
  • Seorang jemaah asal Blora meninggal dunia di rumah sakit setelah sempat dirawat saat perjalanan menuju Arab Saudi.

Suara.com - Juru Bicara Kementerian Haji (Kemenhaj) Ichsan Marsha mengungkapkan adanya penambahan jumlah jemaah haji yang meninggal dunia.

Dia menjelaskan ada tambahan empat orang yang meninggal dunia di Arab Saudi sehingga total keseluruhan jemaah haji yang meninggal dunia mencapai 20 orang.

“Kami juga kembali menyampaikan data jemaah yang wafat Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un, pada Jumat 8 Mei 2026, terdapat 4 jemaah wafat di Arab Saudi. Dengan demikian jumlah jemaah wafat di Arab Saudi hingga saat ini sebanyak 20 orang,” kata Ichsan dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

Adapun nama-nama jemaah yang wafat tersebut ialah Ngadikin Harjowiyono (56) asal Kabupaten Kulon Progo; Sibiatun Seji (72) asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur; Munisah Ijil Muhammad (87) asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat; dan Siti Totou Umar (67) asal Kota Ternate, Maluku.

Di sisi lain, Ichsan mengungkapkan adanya laporan mengenai orang jemaah yang meninggal di dalam negeri.  Salah satunya ialah Sutrino Agus Widodo, jemaah laki-laki kloter SOC (Solo) 46 asal Kabupaten Blora, Blora. 

Sutrino dilaporkan sakit saat penerbangan dari Solo menuju Arab Saudi dan sempat diturunkan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, sebelum akhirnya dirawat di rumah sakit.

“Jemaah kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Amri Tambunan, namun jemaah tidak tertolong, jenazah telah dilakukan pemulasaran dan dipulangkan ke Embarkasi Solo oleh pihak maskapai,” ucap Ichsan.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa mayoritas kasus kematian jemaah haji Indonesia disebabkan oleh gangguan kesehatan seperti penyumbatan pembuluh darah ke jantung dan radang paru-paru.

Pada kesempatan yang sama, Ichsan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya para jemaah haji Indonesia.

baca juga

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam, semoga seluruh almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Ta'ala, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” tandas Ichsan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:03 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Wacana War Tiket Haji Dinilai Abaikan Jemaah Antrean Lama, Amphuri Beri Kritik

Wacana War Tiket Haji Dinilai Abaikan Jemaah Antrean Lama, Amphuri Beri Kritik

Video | Jum'at, 24 April 2026 | 17:33 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×