DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

Fabiola Febrinastri

Senin, 11 Mei 2026 | 20:46 WIB
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Angka kekerasan terhadap anak di Indonesia terus meningkat dan perundungan (bullying) menjadi salah satu bentuk yang paling sering terjadi di lingkungan sekolah.

Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat, sejak 2021 hingga 2025 tren kasus terus naik. Bahkan, pada awal 2025 saja sudah tercatat 4.664 kasus kekerasan terhadap anak. Di balik angka itu, ada anak-anak yang terluka secara fisik maupun batin di ruang yang seharusnya menjadi tempat paling aman yaitu sekolah.

Berangkat dari kondisi tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial RI menggelar kegiatan bertema “Sosialisasi Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati” di SRMA 13 Bekasi, sebagai upaya nyata menumbuhkan kesadaran dan kepedulian di kalangan pelajar.

Acara dibuka dengan persembahan tari kreasi tradisional oleh siswi SRMA 13 Bekasi yang menghadirkan nuansa hangat dan penuh semangat. Kegiatan semakin semarak dengan penampilan siswa-siswi melalui pidato dalam bahasa Inggris, Arab, dan Jepang, menunjukkan keberagaman potensi yang dimiliki. Sebanyak 180 siswa mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan antusias.

Wakil Ketua II DWP Kemensos RI, Evi Agus Zainal, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas kondisi yang tidak bisa lagi diabaikan.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas maraknya kejadian bullying di generasi sekolah saat ini. Kita ingin anak-anak tidak hanya memahami bahayanya, tetapi juga berani menghentikannya,” ujarnya.

Kepala Sekolah SRMA 13 Bekasi, Lastri Fajarwati, menambahkan bahwa sekolah terus berupaya menghadirkan lingkungan yang sehat dan positif bagi siswa.

“Di sini ada 14 ekstrakurikuler untuk memenuhi kebutuhan aktivitas anak-anak, agar mereka bisa berkembang dan terarah dalam kegiatan yang positif,” jelasnya.

Istri Menteri Sosial Saifullah Yusuf sekaligus Penasihat DWP Kemensos RI, Fatma Saifullah Yusuf, dalam pesannya mengajak para siswa untuk menjadi pelopor perubahan.

baca juga

“Kami percaya bahwa murid SRMA 13 Bekasi adalah anak-anak yang baik. Dengan bimbingan kepala sekolah dan para guru, kita harus mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling mengasihi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa menghentikan bullying dimulai dari keberanian diri sendiri.

“Mulai dari hal sederhana menghargai perbedaan, saling menghormati, dan berani berkata ‘tidak’ pada perundungan. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi beranilah membela yang lemah dan mendukung korban,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan siswa membacakan Deklarasi Anti Perundungan yang berisi komitmen bersama, mulai dari menolak bullying, menghargai sesama, hingga menyebarkan pesan positif di lingkungan sekolah.

Usai pembacaan, deklarasi ditandatangani oleh Fatma Saifullah Yusuf bersama jajaran DWP Kemensos, Direktur Anak, Kepala Sentra Terpadu, dan perwakilan sekolah sebagai simbol komitmen bersama menciptakan sekolah bebas perundungan.

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi sosialisasi interaktif dari Ginanjar Maulana (Kang Gin), seorang trainer dan motivator. Dalam materinya, Kang Gin mengajak para siswa terlibat langsung melalui role play atau bermain peran terkait situasi perundungan yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari.

Melalui role play tersebut, siswa tidak hanya memahami konsep bullying secara teori, tetapi juga merasakan langsung posisi sebagai korban, pelaku, maupun saksi. Metode ini bertujuan menumbuhkan empati, meningkatkan kesadaran emosional, serta melatih keberanian untuk bersikap dalam situasi nyata.

Selain itu, role play membantu siswa memahami dampak perundungan secara lebih mendalam dan mendorong mereka untuk mengambil peran aktif dalam mencegahnya.

Salah satu siswi SRMA 13 Bekasi, Alma, mengaku mendapatkan pengalaman yang membekas dari kegiatan ini.

“Dengan adanya sosialisasi ini ditambah pakai praktek jadi paham gimana enggak enaknya ngebully, tapi juga bisa dihentikan sama lingkungan. Ini jadi pengingat buat kita supaya enggak melakukan hal itu juga,” ungkapnya.

Tak hanya edukasi, kegiatan ini turut menghadirkan aksi nyata kepedulian melalui penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Sebanyak lima penerima manfaat menerima bantuan kursi roda, yakni Eko Yulianto (28) dari Bekasi, Fao (48) dari Bandung, Wilson (33) dari Bekasi, Chelsea (9) dari Ternate yang mengalami jantung bocor, serta Rosada, seorang lansia. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN

Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:26 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:33 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Terkini

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

×