Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB
Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini
ILUSTRASI Kemacetan parah (AI)
baca 10 detik
  • Seattle memberlakukan penutupan jalan dan larangan parkir ketat selama enam laga Piala Dunia.

  • Penonton diimbau menggunakan transportasi umum karena antrean kereta diprediksi mencapai dua jam.

  • Proyek infrastruktur I-5 dihentikan sementara demi menjamin kelancaran arus lalu lintas selama turnamen.

Suara.com - Kota Seattle Amerika Serikat sedang bersiap menghadapi perubahan tatanan kota besar-besaran demi menyambut enam pertandingan Piala Dunia 2026 di Lumen Field. Mobilitas warga lokal dipastikan terganggu akibat protokol ketat FIFA yang memprioritaskan kelancaran akses bagi penonton internasional.

Piala Dunia tahun ini bukan sekadar turnamen olahraga, melainkan ujian ketahanan infrastruktur transportasi publik di wilayah Seattle. Skala acara ini memaksa sistem transit bekerja melampaui batas normal demi mengangkut jutaan orang tanpa kendaraan pribadi.

Dikutip dari Axios, Kamis (14/5/2026), pemerintah secara resmi mengubah identitas Lumen Field menjadi Seattle Stadium untuk memenuhi regulasi komersial selama periode kompetisi tersebut.

Ismael Diaz menegaskan ambisi besar Panama untuk tidak sekadar menjadi pelengkap di Piala Dunia 2026 mendatang. (FIFA)
Ismael Diaz menegaskan ambisi besar Panama untuk tidak sekadar menjadi pelengkap di Piala Dunia 2026 mendatang. (FIFA)

Langkah ini menandai awal dari pengambilalihan ruang publik demi kepentingan ajang sepak bola paling bergengsi di bumi.

Penutupan jalan secara masif akan menyasar distrik Pioneer Square dengan larangan parkir mulai pukul dua pagi. Akses kendaraan akan ditutup total empat jam sebelum kick-off dan baru dibuka kembali setelah area stadion steril.

Situs transportasi kota mengonfirmasi bahwa operasional jalan akan sangat terbatas bagi penghuni lokal selama hari pertandingan. Kebijakan ini bertujuan mengurangi beban polusi dan kemacetan di jantung kota yang diprediksi akan sangat padat.

"Kami akan mempermudah akses ke sini — tidak perlu mobil," tegas Peter Tomozawa, CEO komite penyelenggara Piala Dunia setempat.

Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Tomozawa mendesak para penonton untuk datang jauh lebih awal daripada saat menghadiri pertandingan liga domestik biasanya.

Sound Transit memperingatkan bahwa stasiun kereta ringan akan dipadati massa dengan waktu tunggu mencapai dua jam. Meskipun frekuensi kereta ditambah, kapasitas yang tersedia tetap diprediksi akan kewalahan melayani lonjakan jumlah penumpang yang luar biasa.

baca juga

"Dunia sedang datang ke Seattle — dan itu adalah peluang luar biasa bagi kita sebagai negara bagian dan kota," ungkap Gubernur Bob Ferguson.

Pemerintah menganggap tekanan pada infrastruktur ini sebagai konsekuensi logis dari status Seattle sebagai tuan rumah panggung global.

Sebagai solusi alternatif, layanan bus gratis di sepanjang tepi laut akan mulai dioperasikan secara rutin sejak akhir Mei. Shuttle ini akan menghubungkan titik-titik vital mulai dari Pike Place Market hingga pusat keramaian International District.

Layanan feri negara bagian tidak menambah jadwal keberangkatan namun menyiapkan armada cadangan guna mengantisipasi kerusakan teknis mendadak. Penambahan personel di terminal juga dilakukan untuk memastikan arus penumpang tetap terkendali tanpa kendala administratif yang berarti.

"Sistem feri juga akan meningkatkan staf di kapal dan di terminal untuk membantu menjaga semuanya berjalan lancar," jelas John Vezina.

Langkah preventif ini diambil mengingat ketergantungan tinggi warga Seattle pada jalur laut sebagai moda transportasi utama.

Sementara itu, proyek konstruksi besar di Jembatan Ship Canal Interstate 5 akan dihentikan sementara demi kelancaran arus lalu lintas. Semua lajur jalan tol akan dibuka penuh selama satu bulan untuk meminimalisir potensi kemacetan di jalur penghubung antar wilayah.

Piala Dunia 2026 di Seattle akan berlangsung pada 15, 19, 24, 26 Juni, serta 1 dan 6 Juli. Gelaran ini melibatkan renovasi sementara stadion, perubahan rute transportasi King County Metro, dan penghentian proyek infrastruktur demi mendukung mobilitas jutaan turis yang diprediksi memadati kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Darah Syuhada! Iran Lepas Tim Melli ke Piala Dunia dengan Seruan Perlawanan

Demi Darah Syuhada! Iran Lepas Tim Melli ke Piala Dunia dengan Seruan Perlawanan

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:06 WIB

Kabar Gembira! Trump Hapus Jaminan Visa Rp245 Juta untuk Pemegang Tiket Piala Dunia 2026

Kabar Gembira! Trump Hapus Jaminan Visa Rp245 Juta untuk Pemegang Tiket Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43 WIB

Marcelo Bielsa Coret Luis Suarez, Mimpi Main di Piala Dunia 2026 Pupus

Marcelo Bielsa Coret Luis Suarez, Mimpi Main di Piala Dunia 2026 Pupus

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:35 WIB

Terkini

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

×