Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

Galih Prasetyo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:02 WIB
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
Ilustrasi prostitusi anak (pixabay)
baca 10 detik
  • Kepolisian Tokyo menangkap Shota Inoue karena memaksa siswi SMP berusia 15 tahun melakukan prostitusi di kawasan Kabukicho, Jepang.
  • Tersangka mengeksploitasi korban secara seksual hingga 40 kali dalam dua minggu dan mengambil hasil pendapatan sebesar 200 ribu yen.
  • Tindakan kriminal ini melanggar Undang-Undang Kesejahteraan Anak Jepang dan memicu perhatian publik mengenai kerentanan remaja di area To-Yoko.

Suara.com - Polisi Metropolitan Tokyo menangkap seorang pria yang berusia 24 tahun bernama Shota Inoue atas dugaan memaksa siswi SMP berusia 15 tahun melakukan prostitusi di kawasan Kabukicho, Tokyo, Jepang.

Kasus ini terungkap setelah remaja tersebut diamankan aparat pada pertengahan Juli tahun lalu.

Penangkapan dilakukan oleh Kepolisian Ayase, Tokyo, dengan tuduhan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Jepang.

Dilansir dari jiji.com, menurut sumber penyidik, Inoue diduga mengetahui korban masih berusia 15 tahun namun tetap menyuruhnya menjajakan diri di area “To-Yoko”, kawasan yang dikenal sebagai titik berkumpul remaja rentan di sekitar Kabukicho, Shinjuku.

Dalam pemeriksaan, tersangka disebut mengakui sebagian besar tuduhan.

Pelaku diduga mengatakan kepada korban untuk tinggal bersama dan bekerja sebagai pekerja seks komersil.

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret [Istimewa]
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret [Istimewa]

Polisi menyebut korban kemudian diarahkan untuk melayani pria-pria yang mendekatinya di kawasan hotel Kabukicho.

Tersangka bahkan diduga memberi instruksi langsung seperti, “Kalau berdiri di area hotel pasti ada pria yang menghampiri dan kerjakan tiga pelanggan sehari.”

Salah satu pria yang diduga menggunakan jasa korban adalah Akira Awazu, mantan direktur perusahaan hiburan di Jepang.

baca juga

Awazu sebelumnya telah lebih dulu ditangkap pada Januari lalu karena diduga menjual video aktivitas seksual korban tanpa izin.

Kasus tersebut juga menyeret dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan dan Bantuan Korban Industri Video Dewasa (AV) di Jepang.

Penyidik mengungkapkan korban mengenal Inoue pada awal Juli tahun lalu.

Setelah hubungan keduanya semakin dekat, tersangka diduga memanfaatkan perasaan korban untuk mengontrol dan mengeksploitasinya secara seksual.

Dalam rentang satu hingga dua minggu setelah berkenalan, korban diduga dipaksa melayani prostitusi hingga sekitar 40 kali.

Dari aktivitas itu, korban disebut menyerahkan sekitar 200 ribu yen setelah dipotong biaya hidup kepada tersangka.

Kasus prostitusi anak di kawasan Kabukicho kembali memicu perhatian publik Jepang terhadap fenomena eksploitasi remaja di area “To-Yoko”, yang dalam beberapa tahun terakhir dikenal sebagai tempat berkumpul anak-anak muda bermasalah dan rentan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Ulasan Film Gohan: Sajikan Kisah Hidup Anjing Liar yang Menggetarkan Jiwa

Ulasan Film Gohan: Sajikan Kisah Hidup Anjing Liar yang Menggetarkan Jiwa

Your Say | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:01 WIB

Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera

Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Kenapa Kaoru Mitoma Dicoret dari Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026?

Kenapa Kaoru Mitoma Dicoret dari Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026?

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:28 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×