Kenapa Kaoru Mitoma Dicoret dari Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026?

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:28 WIB
Kenapa Kaoru Mitoma Dicoret dari Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026?
Winger Brighton dan Timnas Jepang, Kaoru Mitoma. [GLYN KIRK / AFP]
baca 10 detik
  • Kaoru Mitoma resmi dicoret dari daftar pemain Jepang untuk Piala Dunia 2026 karena cedera.

  • Pelatih Hajime Moriyasu tetap memanggil pemain cedera lain seperti Endo dan Tomiyasu ke skuad.

  • Jepang menargetkan sejarah sebagai juara dunia pertama dari luar Eropa dan Amerika Selatan.

Suara.com - Hajime Moriyasu secara mengejutkan meninggalkan Kaoru Mitoma dalam daftar final 26 pemain Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil karena kondisi fisik bintang Brighton tersebut dianggap tidak memungkinkan untuk tampil di turnamen.

Langkah berani Moriyasu ini menjadi sorotan utama karena ia tetap menyertakan beberapa pilar lain yang belum bugar. Strategi ini menunjukkan pergeseran prioritas dalam komposisi tim yang akan berlaga di Amerika Serikat nanti.

Absennya Mitoma dan Takumi Minamino menandai babak baru bagi kekuatan lini serang tim berjuluk Samurai Biru. Publik sepak bola kini menanti efektivitas serangan Jepang tanpa kehadiran pemain sayap lincah tersebut.

Kaoru Mitoma. [Instagram]
Kaoru Mitoma. [Instagram]

Pelatih kepala Hajime Moriyasu memutuskan untuk membawa Wataru Endo, Ko Itakura, serta Takehiro Tomiyasu yang sedang cedera. Keputusan ini dinilai sangat spekulatif mengingat intensitas pertandingan di grup neraka yang akan mereka hadapi.

“Moriyasu telah memutuskan untuk bertaruh pada beberapa pemain yang saat ini cedera atau mereka yang baru saja kembali,” demikian laporan mengenai situasi internal tim.

Keyakinan pelatih pada kepemimpinan mereka tampaknya lebih besar daripada kekhawatiran akan kondisi medis.

Yuto Nagatomo tetap dipercaya masuk dalam daftar pemain bertahan untuk keberangkatannya yang kelima ke putaran final. Kehadiran bek veteran ini diharapkan mampu menjaga mentalitas ruang ganti di tengah absennya beberapa bintang utama.

Viral Kaoru Mitoma Foto dengan Potret Penjahat Perang, Netizen China Ngamuk-ngamuk [Instagram]
Viral Kaoru Mitoma Foto dengan Potret Penjahat Perang, Netizen China Ngamuk-ngamuk [Instagram]

Ritsu Doan dan Takefusa Kubo kini memikul beban berat untuk menjadi motor serangan utama tim nasional. Keduanya diharapkan mampu menggantikan peran kreatif yang biasanya diemban oleh Mitoma dan Minamino.

Jepang datang ke turnamen kali ini dengan ambisi besar menjadi negara pertama di luar Eropa dan Amerika Selatan yang juara. Modal kemenangan atas Jerman dan Spanyol pada edisi sebelumnya menjadi pelecut semangat skuad Samurai Biru.

baca juga

Performa tim selama setahun terakhir menunjukkan tren positif setelah berhasil menaklukkan raksasa seperti Brasil dan Inggris. Hasil tersebut membuktikan bahwa kolektivitas tim tetap terjaga meski sering melakukan bongkar pasang pemain inti.

Lini tengah tetap menjadi kekuatan utama dengan kehadiran Daichi Kamada dan Ao Tanaka yang sedang naik daun. Kedalaman skuad di sektor gelandang menjadi alasan mengapa Moriyasu berani meminggirkan nama besar lainnya.

Kombinasi pemain muda seperti Zion Suzuki dan pemain senior diharapkan mampu menciptakan keseimbangan taktik yang sempurna. Jepang kini bukan lagi tim kuda hitam, melainkan kandidat kuat pengganggu dominasi kekuatan tradisional sepak bola.

Perjalanan Jepang di fase grup akan dimulai dengan menghadapi tantangan berat dari Belanda di kota Dallas. Pertandingan pembuka ini akan menjadi ujian pertama bagi lini pertahanan yang dipimpin oleh Shogo Taniguchi.

Setelah itu, mereka harus terbang menuju Meksiko untuk melakoni laga krusial melawan perwakilan Afrika, Tunisia. Pertarungan fisik akan menjadi kunci utama bagi Jepang untuk mengamankan poin penuh di laga kedua.

Fase grup akan ditutup dengan pertandingan menentukan melawan Swedia yang kembali digelar di markas utama mereka di Dallas. Moriyasu harus memastikan rotasi pemain berjalan lancar agar stamina tim tetap terjaga hingga akhir.

Jika berhasil lolos, Jepang akan mencatatkan sejarah baru dalam konsistensi performa di level tertinggi sepak bola dunia. Fokus kini tertuju pada bagaimana mereka beradaptasi dengan absennya pemain kunci di laga-laga menentukan tersebut.

Pemanggilan skuad ini dilakukan menjelang turnamen FIFA World Cup 2026 yang akan berlangsung di Amerika Utara. Jepang berada di Grup F bersama Belanda, Tunisia, dan Swedia. Absennya Kaoru Mitoma menjadi berita besar karena ia merupakan pemain paling berpengaruh dalam kualifikasi dan performa Jepang di liga top Eropa beberapa musim terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BTS, Madonna hingga Shakira Resmi Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026

BTS, Madonna hingga Shakira Resmi Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026

Your Say | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:01 WIB

Prediksi Starting XI Brasil di Piala Dunia 2026: Tanpa Nomor 9 Murni, Andalkan Taktik Agresif!

Prediksi Starting XI Brasil di Piala Dunia 2026: Tanpa Nomor 9 Murni, Andalkan Taktik Agresif!

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:53 WIB

Sebastian Soria Berpeluang Jadi Pemain Tertua Sepanjang Sejarah Piala Dunia di Skuad Qatar

Sebastian Soria Berpeluang Jadi Pemain Tertua Sepanjang Sejarah Piala Dunia di Skuad Qatar

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Teknologi Cold Chain Curi Atensi di Franchise Meet Up Day, Jadi Strategi Mixue Jaga Kualitas Produk

Teknologi Cold Chain Curi Atensi di Franchise Meet Up Day, Jadi Strategi Mixue Jaga Kualitas Produk

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 14:30 WIB

Review Film Suka Duka Tawa: Kisah Komika dan Luka Masa Lalu

Review Film Suka Duka Tawa: Kisah Komika dan Luka Masa Lalu

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:30 WIB

Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?

Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:25 WIB

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:21 WIB

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:20 WIB

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 14:19 WIB

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:16 WIB

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

×