Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 19 Mei 2026 | 14:35 WIB
Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Agus Jabo Priyono. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Agus Jabo Priyono menegaskan momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi penanda bangkitnya Indonesia baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

Menurut dia, arah pembangunan nasional saat ini sedang berjalan meninggalkan model pembangunan liberalistik yang selama puluhan tahun menjauhkan negara dari amanat konstitusi UUD 1945, menuju jalan kerakyatan yang berpihak pada kepentingan rakyat banyak.

Kebangkitan ini juga menjadi momentum untuk mengembalikan negara kepada cita-cita pendiri bangsa, yaitu mewujudkan Indonesia yang berdikari secara ekonomi, berdaulat secara politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Agus Jabo Priyono mengatakan bahwa agenda kebangkitan nasional tidak akan berjalan mudah. (Dok: Kemensos)
Agus Jabo Priyono mengatakan bahwa agenda kebangkitan nasional tidak akan berjalan mudah. (Dok: Kemensos)

“Kebangkitan nasional hari ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi momentum kebangkitan Indonesia yang berpihak kepada rakyat. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia bergerak dari liberalisme menuju kerakyatanisme,” kata Agus Jabo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/5/2026).

Agus Jabo mengatakan, pemerintah saat ini sedang melakukan transformasi besar dari sistem ekonomi yang kapitalistik menuju sistem ekonomi kerakyatan sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Kekayaan alam Indonesia tidak boleh hanya dinikmati segelintir elite dan kekuatan modal global, tetapi harus sebesar-besarnya dipergunakan untuk kemakmuran rakyat.

Karena itu, lanjut dia, berbagai program strategis nasional terus dijalankan sebagai fondasi kebangkitan Indonesia baru. Mulai dari penguatan investasi nasional melalui Danantara, pengelolaan Devisa Hasil Ekspor (DHE) untuk kepentingan nasional, percepatan hilirisasi industri, hingga pembangunan kemandirian pangan dan energi nasional.

Negara juga hadir melalui program-program kerakyatan yang langsung menyentuh kehidupan rakyat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk generasi masa depan Indonesia, penguatan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), pembangunan Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat (SR), industrialisasi desa, hingga penguatan perlindungan sosial menjadi bagian dari agenda besar membangun kesejahteraan yang nyata dan merata.

“Seluruh kebijakan ini bertujuan membangun Indonesia yang tidak lagi bergantung pada kekuatan asing, tetapi mampu berdiri di atas kaki sendiri. Indonesia yang kuat ekonominya, maju industrinya, sejahtera petaninya, berdaulat pangannya, dan bermartabat rakyatnya,” ujar Agus Jabo.

Agus Jabo mengatakan agenda kebangkitan nasional tersebut tidak akan berjalan mudah karena akan menghadapi perlawanan dari kelompok-kelompok yang selama ini diuntungkan oleh sistem ekonomi lama.

Menurut dia, kaum liberal dan kelompok yang disebutnya sebagai “serakahnomic” akan terus berupaya mengganggu program-program kerakyatan pemerintah.

baca juga
Agus Jabo mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan transformasi besar dari sistem ekonomi yang kapitalistik menuju sistem ekonomi kerakyatan sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.(Dok: Kemensos)
Agus Jabo mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan transformasi besar dari sistem ekonomi yang kapitalistik menuju sistem ekonomi kerakyatan sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.(Dok: Kemensos)

“Karena itu seluruh elemen bangsa harus bersatu. Kita harus bersama-sama melawan kaum liberal dan kaum serakahnomic yang ingin menggagalkan agenda kebangkitan nasional dan program-program kerakyatan Presiden Prabowo,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat persatuan nasional dan optimisme menuju Indonesia yang bahagia, adil, makmur, dan berdikari.

“Kita ingin Indonesia maju tanpa meninggalkan rakyat kecil. Indonesia yang kuat, berdaulat, dan sejahtera untuk semua,” pungkas Agus Jabo.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:57 WIB

Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN

Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:26 WIB

Wamensos Dorong Penguatan Kapasitas Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat

Wamensos Dorong Penguatan Kapasitas Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB

Wamensos: Sekolah Rakyat Jembatan Emas Keluar dari Kemiskinan

Wamensos: Sekolah Rakyat Jembatan Emas Keluar dari Kemiskinan

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:00 WIB

Perkuat Pendidikan Papua, Komite Otonomi Khusus Nyatakan Siap Dukung Sekolah Rakyat

Perkuat Pendidikan Papua, Komite Otonomi Khusus Nyatakan Siap Dukung Sekolah Rakyat

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:30 WIB

Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen

Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:28 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×