Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

Pebriansyah Ariefana

Senin, 29 Juni 2026 | 08:38 WIB
Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Platform interaktif Fars mempublikasikan opini yang mendesak Iran segera membuat senjata nuklir sendiri.

  • Kepemilikan bom atom dinilai mampu menciptakan keseimbangan kekuatan melawan Amerika dan Israel.

  • Manajemen Fars News Agency mengklarifikasi tulisan tersebut bukan merupakan sikap resmi redaksi.

Suara.com - Sebuah pandangan baru mendesak Iran segera memproduksi senjata nuklir demi menangkal ancaman invasi militer. Strategi ini dianggap sebagai satu-satunya jalan keluar untuk menjaga keutuhan wilayah negara tersebut.

Opsi pembuatan bom atom ini mencuat lewat platform interaktif Fars News Agency, media yang disinyalir dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam. Spekulasi ini langsung memicu perhatian global di tengah ketegangan geopolitik yang terus memanas.

Sudut pandang radikal ini menawarkan peta jalan diplomasi baru melalui jalur kekuatan militer yang ekstrem. Posisi tawar Iran dinilai hanya akan diakui jika mereka memiliki daya pukul yang setara dengan musuhnya.

Ilustrasi senjata nuklir. (pixabay/StockSnap)
Ilustrasi senjata nuklir. (pixabay/StockSnap)

“Iran tidak punya jalan lain selain mencapai pencegahan nuklir, sehingga opsi militer untuk pendudukan dan pemisahan Iran tidak lagi menjadi pilihan,” tulis ulasan tersebut dikutip dari CNN Internasional, Senin (29/6/2026).

Gagasan ofensif ini menekankan pentingnya posisi sejajar sebelum Teheran bersedia duduk di meja perundingan internasional. Tanpa itu, diplomasi dipandang hanya akan menjadi ajang pendiktean oleh negara-negara Barat.

“Untuk mencapai ketenangan pikiran yang dibutuhkannya, Iran harus mencapai pencegahan nuklir agar dapat yakin bahwa isu-isu yang tersisa akan diselesaikan melalui negosiasi,” tambah artikel itu.

Lebih lanjut, tulisan tersebut menegaskan, “Only in this case can negotiations be conducted from the proper position.”

Logika yang dibangun adalah menciptakan efek gentar yang instan terhadap kekuatan nuklir lawan di Timur Tengah. Kepemilikan bom atom bukan untuk memicu perang total, melainkan membatasi ruang gerak agresi asing.

“Penangkalan nuklir berarti Anda dapat mencapai keseimbangan kekuatan melawan Amerika Serikat dan Israel, yang memiliki bom atom. Ini tidak berarti bahwa perang tidak akan terjadi; melainkan, cakupan konflik akan menjadi terkendali,” jelas dokumen opini tersebut.

baca juga

Meskipun memantik perdebatan luas, Fars News Agency segera memberikan klarifikasi resmi mengenai status tulisan itu.

Mereka menyatakan artikel tersebut murni opini pengguna di platform "Fars Interactive" dan bukan sikap resmi institusi.

Aspirasi publik ini berbanding terbalik dengan sikap resmi jajaran pemimpin tertinggi Teheran sejauh ini. Secara formal, otoritas Iran berulang kali menegaskan tidak memiliki ambisi untuk memeluk teknologi bom atom.

Konteks ketegangan ini memiliki latar belakang yang panjang, terutama sejak Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei mengeluarkan fatwa keagamaan yang melarang keras kepemilikan senjata nuklir.

Di pihak seberang, mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menempatkan penghentian program nuklir Iran sebagai alasan utama di balik eskalasi konflik yang terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Terkini

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

×