Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Pebriansyah Ariefana

Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun
ilustrasi mayat dalam koper
baca 10 detik
  • Pria asal Australia ditangkap di Bandara Bangkok atas dugaan pembunuhan remaja di Pattaya.

  • Polisi mengamankan bukti rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan pelaku membawa koper berisi jasad.

  • Keluarga korban menuntut hukuman mati akibat tindakan keji mengeksploitasi anak bawah umur tersebut.

Suara.com - Pelarian seorang pria asal Australia yang diduga menghabisi nyawa remaja perempuan di Pattaya berakhir tragis di gerbang keberangkatan bandara. Korban yang baru berusia 17 tahun ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah koper.

Langkah cepat kepolisian Thailand berhasil menjegal tersangka saat bersiap menaiki pesawat menuju negara asalnya. Penangkapan di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok ini mengungkap tabir kejahatan lintas negara yang memilukan.

Tragedi ini menyoroti kerentanan remaja lokal di pusat pariwisata yang kerap menjadi target eksploitasi oleh warga asing. Investigasi intensif langsung bergulir guna menyeret pelaku ke meja hijau.

ilustrasi mayat. Hukum mendoakan orang mati bunuh diri dalam Islam. [pixabay]
ilustrasi mayat. Hukum mendoakan orang mati bunuh diri dalam Islam. [pixabay]

Otoritas keamanan mengidentifikasi tersangka pembunuhan sadis ini sebagai Simon Peter Carman, seorang turis paruh baya. Tuduhan berat kini berlapis di pundaknya, mulai dari pembunuhan hingga eksploitasi seksual anak.

Aparat bergerak setelah menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di area kondominium tempat korban terakhir terlihat. Rekaman tersebut memperlihatkan tersangka keluar sendirian sambil membawa sebuah koper besar.

Melalui akun media sosial resminya, polisi menyebut Carman membawa koper itu dengan sepeda motor menuju area rerumputan dekat jalur kereta api. Di sanalah jasad korban disembunyikan untuk menghilangkan jejak kejahatan.

Sebelum dipindahkan ke Pengadilan Provinsi Pattaya, pria berusia 40-an tahun ini sempat menyampaikan pesan singkat di ruang interogasi. Dia mengklaim situasi tersebut terjadi di luar kemampuannya.

“Saya merasa bersalah atas apa yang terjadi pada putri Anda. Itu di luar kendali saya,” kata Carman di hadapan penyidik.

Pernyataan dingin tersebut memicu luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan di pemukiman lokal. Ayah korban kini berjuang melewati masa-masa paling kelam dalam hidupnya.

baca juga

Sang ayah, Thongchai Donhomla, mengenang putrinya sebagai sosok mandiri yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu kandung. Remaja itu selalu berusaha mencari jalan keluar mandiri demi meringankan beban keluarga.

“Saya sangat sedih. Putri saya tidak memiliki ibu, jadi kapan pun dia menginginkan sesuatu, dia akan mencari jalan sendiri, dan dia juga selalu membantu saya,” ujar Thongchai dengan penuh kedukaan.

Kepedihan serupa diungkapkan oleh ibu tiri korban, Oradee Bussarakum, yang menuntut keadilan tertinggi bagi pelaku. Dirinya mendesak aparat penegak hukum untuk menjatuhkan vonis maksimal tanpa ampun.

“Saya memberi tahu polisi bahwa saya ingin dia dieksekusi. Sebagai seorang ibu (tiri), saya tidak tahu harus berkata apa lagi … Saya hanya ingin dia menghadapi konsekuensi sepenuhnya,” tegas Oradee.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis jadwal pasti persidangan perdana bagi warga negara Australia tersebut. Proses hukum masih terus berjalan guna melengkapi seluruh berkas dakwaan.

Pattaya yang berjarak sekitar 150 kilometer dari ibu kota Bangkok dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama di Thailand. Namun, kawasan ini juga menyimpan tantangan besar terkait pengawasan keamanan warga lokal dari ancaman kejahatan luar negeri.

Kasus pembunuhan remaja di dalam koper ini memicu desakan publik terhadap pengetatan aturan keimigrasian dan perlindungan anak di bawah umur. Pihak berwenang kini memperketat pengawasan di area-area rawan guna mencegah terulangnya tragedi serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:58 WIB

Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!

Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:10 WIB

Terkini

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:13 WIB

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:58 WIB

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:21 WIB

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:02 WIB

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:38 WIB

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

×