-
Gempa kembar Venezuela menewaskan istri dan dua anak pesepak bola Argentina, Lucas Trejo.
-
Istri Hector Bello meninggal demi menyelamatkan bayi mereka dari reruntuhan bangunan akibat gempa.
-
Total korban tewas gempa Venezuela mencapai 1.719 jiwa dan berpotensi menembus 10.000 orang.
Suara.com - Bencana gempa bumi kembar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela menyisakan duka mendalam bagi dunia sepak bola. Istri dan dua anak dari pesepak bola asal Argentina, Lucas Trejo, terkonfirmasi menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Lucas Trejo yang bermain untuk klub Sport Maritimo de La Guaira sempat mencari sendiri keluarganya di tengah puing bangunan. Ia menyaksikan tempat tinggalnya hancur saat dirinya sedang pergi menjalankan pertandingan tandang bersama tim.
Klub lokal tempat Trejo bernaung mengonfirmasi kabar duka ini setelah jenazah Yanina beserta kedua anaknya ditemukan. Manajemen klub langsung menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas tragedi kemanusiaan yang menimpa sang pemain asing.

"Untuk istirahat abadi Yanina de Trejo (istri), Aaron Trejo (anak laki-laki) dan Ainhoa Trejo (anak perempuan) dari pemain kami Lucas Trejo. Keluarga besar Club Sport Marítimo de La Guaira menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya anggota keluarganya," dikutip dari Skynews, Selasa (30/6/2026).
Tragedi ini menambah panjang daftar komunitas sepak bola lokal yang hancur akibat guncangan beruntun di negara tersebut.
Kisah pilu lain datang dari rekan setim Trejo, Hector Bello, yang kehilangan belahan jiwanya dalam bencana ini. Sang istri, Andrea Bello, meninggal dunia akibat tertimbun reruntuhan saat berupaya melindungi bayi mereka dari hantaman beton.
Bayi perempuan mereka dilaporkan selamat berkat dekapan terakhir sang ibu yang menahan material berat. Melalui pesan emosional di media sosial, Hector memberikan penghormatan terakhir atas keberanian luar biasa mendiang istrinya.
"Aku akan menceritakan kepadanya kisah tentang bagaimana kamu menyelamatkannya, cintaku - bagaimana kamu menyerahkan hidupmu demi putri kita, bagaimana kamu adalah wanita pemberani yang tidak pernah meninggalkannya, bahkan saat kamu mengembuskan napas terakhirmu."
Federasi Sepak Bola Venezuela juga mengumumkan bahwa dua pesepak bola muda lainnya ikut tewas dalam bencana ini. Mereka adalah Razan Sijaa, pemain Caracas Futbol Club U-18, serta Victor Palacios dari Club Sport San Agustin.
Federasi menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya atas hilangnya talenta-talenta muda yang menjadi korban keganasan alam tersebut.
Ketua Majelis Nasional Venezuela mengumumkan jumlah korban meninggal dunia kini telah meroket tajam hingga mencapai 1.719 orang. Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat proses evakuasi di berbagai wilayah terdampak belum sepenuhnya selesai.
Pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahkan telah mengantisipasi skenario terburuk dengan potensi jumlah korban tewas menyentuh 10.000 jiwa. Banyaknya korban yang masih terperangkap di bawah beton bangunan mempersulit kerja tim penyelamat di lapangan.
Bencana ini bermula pekan lalu ketika dua gempa bumi besar mengguncang Venezuela hanya dalam hitungan detik. Guncangan pertama bermagnitudo 7,2 disusul instan oleh gempa kedua berkekuatan magnitudo 7,5 yang meluluhlantakkan infrastruktur kota.