AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

M Nurhadi

Rabu, 01 Juli 2026 | 17:24 WIB
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
Kolase foto Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan). [Suara.com]
baca 10 detik
  • PM Qatar bertemu utusan AS di Doha untuk menjembatani komunikasi buntu antara Washington dan Teheran terkait gencatan senjata.
  • Kesepakatan gencatan senjata 60 hari terancam akibat eskalasi militer di Selat Hormuz, Lebanon, serta pengeboman udara kedua belah pihak.
  • Pemerintah Iran membantah negosiasi langsung dan menuntut pencairan aset sebesar US$ 6 miliar sebagai bukti iktikad baik Amerika Serikat.

Suara.com - Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, dilaporkan telah bertemu dengan utusan Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff dan penasihat senior Jared Kushner di Doha.

Pertemuan ini merupakan manuver diplomasi terbaru untuk menjembatani komunikasi yang buntu antara Washington dan Teheran.

Sebelumnya, AS dan Iran telah menyepakati Nota Kesepahaman (MoU) pada 17 Juni 2026 yang berisi perpanjangan masa gencatan senjata selama 60 hari.

Kesepakatan tersebut sejatinya dirancang untuk memberi ruang diskusi terkait isu-isu krusial, meliputi status Selat Hormuz, pencairan aset Iran yang dibekukan, pelonggaran sanksi jangka panjang, serta masa depan program nuklir Teheran.

Meskipun MoU telah ditandatangani, Aljazeera melaporkan, selama dua pekan terakhir justru menunjukkan eskalasi konflik. Rencana perdamaian terancam oleh serangkaian insiden, antara lain:

  • Sengketa perlintasan kapal komersial dan militer di Selat Hormuz.
  • Aksi pengeboman udara oleh militer AS di wilayah Iran.
  • Serangan balasan dari pihak Iran yang menargetkan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain.
  • Berlanjutnya operasi militer Israel di Lebanon yang memicu kemarahan kawasan.

Perbedaan klaim juga memperkeruh suasana. Sementara Washington menyatakan siap menggelar negosiasi tatap muka di Doha, pemerintah Iran dengan tegas membantah adanya pertemuan langsung tersebut.

Klaim Washington: Posisi AS Kuat, Trump Buka Peluang Diplomasi

Wakil Presiden AS, JD Vance, mengklaim bahwa pemerintahan Trump saat ini berada di "posisi yang sangat menguntungkan" terlepas dari apa pun hasil perundingan tersebut.

Vance menekankan bahwa infrastruktur militer dan program nuklir Iran telah "dihancurkan", seraya memperingatkan bahwa AS akan merespons keras setiap provokasi Iran di Selat Hormuz.

baca juga

Terkait bantahan Teheran soal dialog langsung, Vance menyebut hal itu sebagai retorika belaka.

“Mereka berkata, ‘Tidak ada pembicaraan damai yang sedang berlangsung, tetapi ada pembicaraan teknis antara AS dan Iran tentang kesepakatan damai.’ Ini adalah taktik negosiasi dan gaya bahasa Persia yang tidak saya pahami,” ujar Vance dalam siniar The Michael Knowles Show.

Di sisi lain, laporan dari Wall Street Journal menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump masih memprioritaskan jalur diplomasi.

Ia dilaporkan bersedia memperpanjang masa gencatan senjata 60 hari jika hal itu diperlukan untuk menuntaskan negosiasi terkait program nuklir Iran, alih-alih mengambil opsi militer.

Bantahan Teheran: Fokus pada Pencairan Dana US$ 6 Miliar

Pemerintah Iran bersikeras bahwa tidak ada pejabat tinggi mereka yang duduk satu meja dengan delegasi AS di Doha. Teheran menyatakan bahwa komunikasi hanya dilakukan secara tidak langsung (jalur belakang) dengan menempatkan Qatar sebagai mediator.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini

Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:03 WIB

Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050

Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:53 WIB

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:10 WIB

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:32 WIB

Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona

Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:03 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×