Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB
Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita
Bupati Purwakarta Om Zein (Diskominfo Kab Purwakarta)
baca 10 detik
  • Bupati Purwakarta, Om Zein, mengklarifikasi lagu kontroversial berjudul Lalaki Langit, Lalanang Bejat yang viral di media sosial.
  • Om Zein menegaskan lagu tersebut merupakan refleksi pribadi tahun 2020 dan membantah niat menyindir atau merendahkan perempuan.
  • Menanggapi kritik keras dan somasi publik, Om Zein menyampaikan permintaan maaf terbuka atas ketidaknyamanan yang telah terjadi.

Suara.com - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein angkat bicara soal kontroversi lagu Lalaki Langit, Lalanang Bejat yang viral di media sosial.

Setelah menuai kritik dari masyarakat, tokoh publik, hingga lembaga bantuan hukum, Om Zein menyampaikan klarifikasi mengenai makna lagu yang menjadi perbincangan tersebut.

Om Zein menilai publik telah memiliki penafsiran yang beragam terhadap lagu Lalaki Langit, Lalanang Bejat. Oleh karena itu, ia merasa perlu memberikan penjelasan mengenai latar belakang lahirnya karya tersebut.

Om Zein membantah anggapan bahwa lagu tersebut dibuat sebagai sindiran kepada kelompok tertentu, terutama perempuan.

Menurutnya, lagu tersebut merupakan puisi yang kemudian diangkat menjadi lagu dan telah ditulis sejak 2020 sebagai bentuk refleksi pribadi.

"Itu puisi dan lagu diciptakan tahun 2020, bercerita tentang diri saya sendiri. Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal," kata Om Zein dalam keterangan resminya, Kamis (2/7/2026).

Om Zein menjelaskan, setiap lirik dalam lagu tersebut lahir dari proses perenungan terhadap kehidupannya di masa lalu.

Baginya, karya itu menjadi media untuk mengakui kekurangan diri sekaligus mengingatkan dirinya agar terus memperbaiki sikap.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan hidup yang dijalaninya.

baca juga

"Saya bersyukur Tuhan menciptakan saya jadi lelaki. Mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan, terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa menjaga diri," ujarnya.

Om Zein berharap masyarakat dapat melihat lagu tersebut secara utuh sebagai bentuk otokritik dan refleksi personal, bukan sebagai karya yang dimaksudkan untuk merendahkan atau menyerang perempuan maupun kelompok tertentu.

Meski demikian, Om Zein mengakui sebuah karya dapat dimaknai secara berbeda oleh setiap orang. Ia pun memahami adanya pihak-pihak yang merasa tersinggung atau tidak nyaman setelah lagu tersebut viral di media sosial.

Sebagai kepala daerah, ia memilih menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas polemik yang terjadi.

"Saya mohon maaf jika ada pihak yang merasa tidak nyaman dengan lirik lagu itu. Namun tidak bermaksud menyinggung pihak tertentu. Itu murni cerita tentang diri saya sendiri," ujarnya.

Permintaan maaf tersebut menjadi bagian dari upaya Om Zein merespons berbagai kritik yang muncul dari masyarakat, tokoh publik, hingga organisasi yang menilai isi lagu mengandung stereotip terhadap perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok

Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok

Entertainment | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:08 WIB

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:40 WIB

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Terkini

Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan

Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:11 WIB

Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor

Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:48 WIB

Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul

Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:40 WIB

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:40 WIB

Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis

Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:17 WIB

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:57 WIB

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:43 WIB

Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD

Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:32 WIB

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:29 WIB

×