Plastik Terurai Jadi Partikel Makin Kecil: Mengapa Nanoplastik Kini Menjadi Perhatian Ilmuwan?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 02 Juli 2026 | 13:34 WIB
Plastik Terurai Jadi Partikel Makin Kecil: Mengapa Nanoplastik Kini Menjadi Perhatian Ilmuwan?
Potret Serpihan Limbah Plastik (Pexels/Fran Zaina)

Suara.com - Plastik yang kita gunakan setiap hari tidak benar-benar hilang setelah dibuang. Seiring waktu, plastik akan terurai menjadi potongan-potongan yang semakin kecil yang dikenal sebagai mikroplastik.

Kini, para ilmuwan juga menemukan partikel plastik yang ukurannya jauh lebih kecil, yakni hanya dalam skala nanometer, yang disebut sebagai nanoplastik.

Ukurannya yang sangat kecil membuat nanoplastik sulit dideteksi. Selain itu, keterbatasan teknologi selama ini membuat para ilmuwan kesulitan mengetahui seberapa banyak nanoplastik yang tersebar di lingkungan maupun memahami dampaknya terhadap kesehatan manusia dan ekosistem.

Teknologi Baru Bantu Deteksi Nanoplastik 

Namun, kondisi tersebut mulai berubah berkat penelitian terbaru dari University of Amsterdam. Penelitian berjudul "Analytical approaches for studying occurrence and fate of environmental micro- and nanoplastics" menghadirkan metode baru yang memungkinkan nanoplastik dideteksi dan diidentifikasi dengan lebih akurat. Terobosan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai penyebaran nanoplastik sekaligus membantu para peneliti memahami potensi risikonya di masa depan.

Selama ini, sebagian besar teknik analisis yang digunakan untuk mengukur mikroplastik belum mampu bekerja secara optimal untuk mendeteksi nanoplastik.

“Banyak teknik yang sudah digunakan untuk mikroplastik, tetapi biasanya tidak berfungsi untuk nanoplastik,” ujar salah satu peneliti, Maria Hayder.

Untuk mengatasi kendala tersebut, tim peneliti menggabungkan dua teknik analisis, yaitu pemisahan partikel berdasarkan ukuran dan identifikasi kimia untuk mengenali jenis plastik yang berbeda. Dengan pendekatan ini, nanoplastik dapat diukur secara lebih rinci, termasuk pada sampel air limbah. 

Metode tersebut kemudian digunakan untuk mempelajari bagaimana berbagai jenis plastik yang telah terpapar air tawar dan air laut selama bertahun-tahun mengalami degradasi. Hasilnya menunjukkan bahwa nanoplastik terbentuk baik di lingkungan air tawar maupun laut. Menariknya, plastik tidak terurai secara bertahap menjadi partikel yang semakin kecil, melainkan menghasilkan partikel dengan berbagai ukuran yang tersebar pada berbagai kedalaman air.

baca juga

Tak Hanya Berasal dari Makanan Laut

Maria menjelaskan bahwa penelitian mengenai paparan nanoplastik selama ini masih banyak berfokus pada makanan laut. Padahal, sumber paparan lain yang lebih sering dikonsumsi masyarakat justru belum banyak diteliti.

“Cukup banyak penelitian telah dilakukan pada makanan laut, sementara komponen penting lainnya dalam diet kita, seperti buah, sayuran, dan biji-bijian, kurang mendapat perhatian,” jelas Maria.

Selain meneliti sumber paparan, tim peneliti juga mensimulasikan proses pencernaan manusia di laboratorium. Hasilnya menunjukkan bahwa nanoplastik cenderung menggumpal akibat aktivitas enzim pencernaan. Penggumpalan tersebut diperkirakan dapat mengurangi peluang partikel menembus dinding usus, meskipun mekanisme ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Melalui metode pengukuran yang lebih akurat dan seragam, para ilmuwan berharap dapat memperoleh data yang lebih konsisten. Data tersebut akan menjadi dasar penting untuk memahami penyebaran nanoplastik sekaligus menyusun kebijakan yang lebih efektif dalam mengurangi pencemaran plastik di masa depan.

“Pendekatan kami belum sempurna, tetapi ini merupakan langkah yang baik menuju pengukuran nanoplastik yang jauh lebih tepat di masa mendatang. Hal ini akan sangat penting dalam membantu kita memperkirakan penyebarannya dan potensi risiko kesehatannya,” tutup Maria. 

Penulis: Natasha Suhendra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Ungkap Mikroplastik Kini Ditemukan di Awan, Berpotensi Pengaruhi Iklim

Penelitian Ungkap Mikroplastik Kini Ditemukan di Awan, Berpotensi Pengaruhi Iklim

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21 WIB

Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?

Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:28 WIB

Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?

Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:30 WIB

Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling

Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:30 WIB

Terkini

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama

How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Keberuntungan Zodiak 17 Agustus, Cek Peruntungan Hari Ini

Keberuntungan Zodiak 17 Agustus, Cek Peruntungan Hari Ini

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus

7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah

Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:35 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30 WIB

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO

Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI

Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×