Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 02 Juli 2026 | 13:52 WIB
Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk
Sergio Enrique Alvarado Montalvo mengalami langsung kepahitan ini setelah menggelontorkan dana ribuan dolar demi memberi kejutan untuk ayahnya. (BBC)
baca 10 detik
  • Pembatalan sepihak tiket Piala Dunia 2026 di platform StubHub merugikan ribuan suporter internasional.

  • Praktik tiket spekulatif menjadi pemicu utama kekacauan yang berujung pada gugatan hukum massal.

  • Fifa dan StubHub saling lempar tanggung jawab terkait gangguan sistem transfer tiket digital.

"Saya menyalahkan StubHub 100%. Fifa bukan malaikat. Teknologi tiket mereka sangat buruk. Ini seperti perangkat lunak dari tahun 1999," kata Scott Friedman, salah satu pendiri Ticket Talk Network.

Menuntut keadilan dari korporasi besar sering kali menjadi perjuangan yang melelahkan dan buntu bagi masyarakat biasa. Prosedur penyelesaian sengketa yang sengaja dibuat rumit memaksa banyak korban memilih mundur sebelum mendapatkan hak mereka kembali.

"Orang-orang tidak mengerti bahwa nama permainan StubHub adalah untuk mengintimidasi Anda, menunda Anda, dan menolak Anda," ungkap Bradford Clements, seorang pengacara yang menangani klaim konsumen.

Pihak StubHub menyatakan telah memperluas kapasitas pencarian tiket pengganti dan menjamin pengembalian dana penuh melalui program FanProtect mereka. Namun, kebijakan pengembalian uang tersebut sama sekali tidak menutup kerugian biaya perjalanan non-refundable yang sudah dikeluarkan penonton.

Piala Dunia 2026 yang berlangsung di 16 kota di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko memicu lonjakan permintaan tiket yang luar biasa. Celah ini dimanfaatkan oleh calo digital di platform sekunder untuk menerapkan strategi pemesanan tiket spekulasi yang berisiko tinggi.

Ketika pasokan tiket menipis dan harga meroket, penjual berspekulasi membatalkan pesanan awal demi menjualnya kembali ke pembeli baru dengan harga berkali-kali lipat. Lemahnya regulasi pasar sekunder membuat konsumen berada di posisi paling rentan saat turnamen memasuki fase krusial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harry Kane Tempel Lionel Messi di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026

Harry Kane Tempel Lionel Messi di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:36 WIB

Romelu Lukaku Sanjung Karakter Kuat Belgia, Setan Merah OTW Tembus Final?

Romelu Lukaku Sanjung Karakter Kuat Belgia, Setan Merah OTW Tembus Final?

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:53 WIB

Kata-kata Thomas Tuchel Timnas Inggris Susah Payah Kalahkan Kongo, Disambar Gol Kilat

Kata-kata Thomas Tuchel Timnas Inggris Susah Payah Kalahkan Kongo, Disambar Gol Kilat

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:40 WIB

Terkini

Program Pemerintah Harus Punya Umur Panjang, Bukan Sekadar Anggaran Panjang

Program Pemerintah Harus Punya Umur Panjang, Bukan Sekadar Anggaran Panjang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Industri Kretek Terancam Aturan Nikotin-TAR, 600 Ribu Pekerja SKT Jadi Taruhan

Industri Kretek Terancam Aturan Nikotin-TAR, 600 Ribu Pekerja SKT Jadi Taruhan

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Timnas Indonesia Diprediksi Menang 3-0 Atas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Diprediksi Menang 3-0 Atas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Sinopsis 'Okaeri, Hatsukoi', Drama Terbaru Higuchi Kouhei dan Hayashi Meari

Sinopsis 'Okaeri, Hatsukoi', Drama Terbaru Higuchi Kouhei dan Hayashi Meari

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:30 WIB

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:19 WIB

×