Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 02 Juli 2026 | 14:43 WIB
Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek pembangunan tanggul dan jalan inspeksi di Kali Grogol Segmen Kemanggisan. [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta mempercepat pembangunan tanggul dan jalan inspeksi di Kali Grogol, Kemanggisan, untuk mengurangi risiko banjir.
  • Gubernur Pramono Anung meninjau proyek sepanjang 600 meter yang anggarannya telah dialokasikan melalui APBD DKI Jakarta tahun 2026.
  • Pembangunan infrastruktur meliputi tanggul, jalan inspeksi, saluran gendong, dan normalisasi sungai guna mengoptimalkan kapasitas tampung air kawasan tersebut.

Suara.com - Kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat, yang pernah diterjang banjir hingga setinggi atap rumah kini tengah dibenahi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat penyelesaian pembangunan tanggul dan jalan inspeksi di Kali Grogol Segmen Kemanggisan sebagai upaya mengurangi risiko banjir.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang meninjau proyek itu pada Kamis (2/7/2026) memastikan sisa pembangunan sepanjang sekitar 600 meter hingga ujung segmen akan dirampungkan.

Anggarannya, kata dia, sudah dialokasikan dalam APBD DKI Jakarta 2026.

"Saya minta Sumber Daya Air untuk menyelesaikan sampai ujung yang kurang lebih 600 meter lagi, jalan yang seperti ini. Anggarannya sudah kita anggarkan di APBD kita. Jadi, pasti akan terselesaikan," ujarnya.

Penataan Kali Grogol Segmen Kemanggisan meliputi pembangunan tanggul sepanjang 1.480 meter di kedua sisi sungai.

Infrastruktur itu dilengkapi parapet beton atau dinding penahan banjir yang membentang dari Jalan Kemanggisan Utama Raya hingga Jalan Tol Merak–Jakarta.

Proyek pembangunan tanggul dan jalan inspeksi di Kali Grogol Segmen Kemanggisan. [Suara.com/Adiyoga]
Proyek pembangunan tanggul dan jalan inspeksi di Kali Grogol Segmen Kemanggisan. [Suara.com/Adiyoga]

Tak hanya membangun tanggul, Pemprov DKI juga menyiapkan jalan inspeksi yang akan digunakan petugas untuk memantau kondisi sungai, mengangkut sedimen dan sampah, serta menangani penyumbatan maupun kerusakan infrastruktur.

Jalan tersebut juga dilengkapi trotoar agar lebih aman dan nyaman digunakan warga.

Sebagai pelengkap sistem pengendalian banjir, dibangun pula saluran gendong yang sejajar dengan Kali Grogol. Saluran ini berfungsi menampung limpasan air dari permukiman sebelum dialirkan ke sungai sehingga tidak membebani tebing sungai.

baca juga

Di saat yang sama, normalisasi sungai juga dilakukan dengan mempertahankan luas penampang Kali Grogol agar kapasitas tampung air tetap optimal.

Pramono mengingatkan pembangunan fisik saja tidak cukup. Ia meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota Jakarta Barat menjaga kawasan tersebut, terutama agar jalan inspeksi tidak kembali dipenuhi bangunan liar.

"Merawat itu terkadang lebih susah. Jangan sampai kemudian kita sudah buat turap tanggul yang baik, jalan yang baik, tetapi karena tidak dikelola dengan baik, itulah yang selalu menjadi persoalan kita bersama," pintanya.

Menurut Pramono, kawasan Kemanggisan juga mengalami perubahan wajah dalam beberapa tahun terakhir. Wilayah yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan kumuh kini mulai ditata secara bertahap.

"Tempat ini dulu tempat kumuh. Bahkan, mohon maaf, banyak orang yang mengatakan ini merupakan salah satu dunia sedikit gelap lah begitu. Salah satu tempat yang dulu dianggap tidak terselesaikan, dengan kerja sama yang baik, alhamdulillah bisa kita tangani," pungkas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:25 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Terkini

Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK

Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:33 WIB

Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?

Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:30 WIB

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:25 WIB

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:15 WIB

Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton

Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:08 WIB

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:05 WIB

Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!

Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:53 WIB

Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk

Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:52 WIB

×