- Personel TNI Koops Habema mengevakuasi jenazah pilot Amerika Serikat setelah ditembak kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Papua.
- Insiden penembakan dan pembakaran pesawat AMA terjadi di Distrik Sobaham saat membawa tujuh penumpang pada Kamis, 2 Juli 2026.
- Proses evakuasi dilakukan menggunakan tiga helikopter TNI pada Jumat pagi untuk membawa jenazah menuju Timika demi penanganan lanjut.
Suara.com - Personel Komando Operasi (Koops) TNI Habema mengevakuasi jenazah Nicholas F. Goselin (29), pilot Associated Mission Aviation (AMA) berkebangsaan Amerika Serikat yang tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Proses evakuasi dilakukan pada Jumat (3/7/2026) pagi WIT.
Insiden penembakan tersebut terjadi di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7/2026).
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, jenazah korban langsung diterbangkan menuju Timika, Papua Tengah.
Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengonfirmasi bahwa jalannya pemindahan jenazah melibatkan pengamanan ketat. Demi kelancaran proses tersebut, TNI mengerahkan armada udara ke lokasi secara khusus.
"Koops TNI Habema mengerahkan tiga helikopter untuk mengevakuasi jenazah pilot berkebangsaan Amerika Serikat (AS) tersebut," ujar Wirya pada Jumat (3/7/2026), seperti yang dikutip dari Antara.
Wirya menambahkan bahwa seluruh rangkaian evakuasi di lapangan berjalan dengan taktis dan cepat. Saat ini, jenazah sang pilot sudah dalam penerbangan menuju Timika untuk penanganan lebih lanjut.
Kronologi Kejadian dan Manifes Penumpang
Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa bermula saat pesawat berjenis Pilatus milik AMA tersebut melakukan penerbangan rute domestik dari Wamena menuju Balinggama.
Setibanya di lokasi tujuan, pesawat tidak hanya menjadi sasaran penyerangan yang menewaskan kapten pilot, tetapi juga dibakar oleh kelompok bersenjata tersebut.
Saat insiden terjadi, pesawat tersebut diketahui tengah mengangkut tujuh orang penumpang. Pihak berwenang merilis daftar nama ketujuh penumpang yang berada dalam penerbangan tersebut, yaitu:
Eston Sobolim
Kluenang Sobolim
Toni Balingga
Elina Sobolim
Ona Sobolim
Lisenia Balingga
Vaince Amo Hoso
Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan gabungan masih terus melakukan penjagaan intensif dan memantau kondisi di sekitar wilayah Distrik Sobaham pasca-serangan.