Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Galih Prasetyo

Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
Gelombang panas ekstrem melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York, mencatat suhu mendekati 38 derajat Celsius. [NY Post]
baca 10 detik
  • Wilayah timur laut Amerika Serikat dilanda gelombang panas ekstrem dengan suhu mendekati 38 derajat Celsius di New York.
  • Pemerintah Kota New York menetapkan status darurat panas serta mengimbau warga membatasi aktivitas luar ruangan saat siang hari.
  • Suhu ekstrem memicu risiko kesehatan, potensi gangguan pasokan listrik, serta hambatan operasional pada sektor transportasi publik dan kereta.

Suara.com - Gelombang panas ekstrem melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York, mencatat suhu mendekati 38 derajat Celsius.

Angka ini berpotensi menyamai rekor suhu tertinggi yang terakhir terjadi pada 1966.

Dinas Cuaca Nasional Amerika Serikat (NWS) mengeluarkan peringatan panas untuk New York, Long Island, dan Lembah Hudson bagian bawah.

Selain suhu tinggi, tingkat kelembapan membuat suhu terasa bisa mencapai 40 hingga 46 derajat Celsius, meningkatkan risiko kesehatan bagi warga.

Pemerintah Kota New York langsung menetapkan status darurat panas.

Wali Kota Zohran Mamdani mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama pada siang hari.

Zohran Mamdani (Getty Images)
Zohran Mamdani (Getty Images)

“Kami meminta masyarakat menghindari paparan panas berlebih dan memanfaatkan pusat pendingin yang tersedia,” demikian imbauan resmi otoritas setempat.

Untuk mengantisipasi dampak, jaringan pusat pendingin diperluas di berbagai titik kota.

Kios LINK NYC juga digunakan untuk mengarahkan warga ke lokasi pendinginan terdekat.

baca juga

Gelombang panas ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menekan infrastruktur kota.

Lonjakan penggunaan listrik akibat pendingin udara meningkatkan risiko gangguan pasokan energi.

Operator listrik PJM Interconnection memperkirakan konsumsi listrik melonjak hingga lebih dari 166 gigawatt.

Sementara itu, operator lain meminta warga menghemat energi guna mencegah pemadaman.

Sektor transportasi juga terdampak, mulai dari potensi rel kereta melengkung hingga gangguan jadwal perjalanan.

Sejumlah maskapai dan operator kereta bahkan mengantisipasi keterlambatan akibat kondisi cuaca ekstrem.

Fenomena ini menjadi bagian dari gelombang panas besar yang memengaruhi lebih dari 140 juta warga di Amerika Serikat.

Ratusan rekor suhu harian dilaporkan berpotensi pecah selama periode libur 4 Juli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara

Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara

Video | Kamis, 02 Juli 2026 | 23:05 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi

Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:18 WIB

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:57 WIB

Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:14 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×