100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

Vania Rossa

Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB
100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik
Ilustrasi kondisi Lebanon [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • UNICEF memperingatkan 100 ribu anak Lebanon terancam putus sekolah pada September 2026 akibat kerusakan fasilitas pendidikan.
  • Asesmen Juni 2026 mencatat 340 fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Lebanon hancur atau mengalami kerusakan signifikan.
  • UNICEF mendesak langkah perbaikan segera agar hak pendidikan anak tetap terpenuhi sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Suara.com - Sekitar 100 ribu anak di Lebanon terancam tidak dapat mengikuti kegiatan belajar saat tahun ajaran baru dimulai pada September 2026. Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) memperingatkan kondisi tersebut terjadi jika perbaikan sekolah yang rusak akibat konflik tidak segera dilakukan.

Dikutip dari Sputnik, Sabtu (4/7/2026), UNICEF menyebut langkah darurat diperlukan untuk memperbaiki dan memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak serangan agar anak-anak dapat kembali belajar.

"Sedikitnya 100.000 anak di Lebanon bisa kehilangan tempat belajar ketika tahun ajaran baru dimulai, kecuali dilakukan langkah mendesak sebelum September untuk memperbaiki serta memulihkan sekolah-sekolah yang rusak akibat konflik baru-baru ini," demikian pernyataan UNICEF.

Temuan tersebut mengacu pada penilaian nasional yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Lebanon dengan dukungan teknis dari UNICEF pada Juni 2026.

Hasil asesmen menunjukkan 340 fasilitas pendidikan mengalami kerusakan atau hancur, mencakup sekolah negeri, sekolah swasta, hingga pusat pelatihan teknik dan kejuruan.

Dari jumlah tersebut, 17 sekolah dilaporkan hancur total, sementara sisanya mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Banyak di antaranya membutuhkan renovasi besar bahkan pembangunan ulang sebelum dapat kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

UNICEF menyebut kerusakan paling parah terjadi di sejumlah wilayah yang terdampak konflik, antara lain Nabatiyeh, Lebanon Selatan, Bekaa, Baalbek-Hermel, Beirut, dan Gunung Lebanon.

Lembaga PBB itu menegaskan pemulihan sektor pendidikan menjadi langkah penting agar anak-anak tidak kehilangan hak memperoleh pendidikan akibat dampak konflik berkepanjangan.

UNICEF merupakan badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berfokus pada perlindungan hak-hak anak, termasuk akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, gizi, dan kesejahteraan di lebih dari 190 negara dan wilayah.

baca juga

Lembaga yang berdiri pada 11 Desember 1946 tersebut awalnya dibentuk untuk memberikan bantuan darurat kepada anak-anak korban Perang Dunia II. Kini, mandat UNICEF telah berkembang menjadi upaya jangka panjang dalam melindungi hak dan meningkatkan kesejahteraan anak di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perdamaian di Ujung Harapan: Mengapa Konflik Tak Pernah Benar-Benar Usai?

Perdamaian di Ujung Harapan: Mengapa Konflik Tak Pernah Benar-Benar Usai?

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:55 WIB

Konflik Timur Tengah: Sampai Kapan Dunia akan Menutup Mata?

Konflik Timur Tengah: Sampai Kapan Dunia akan Menutup Mata?

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 13:10 WIB

Memahami Gejolak Konflik Kerusuhan Film Tanah Runtuh dari Kacamata Anak

Memahami Gejolak Konflik Kerusuhan Film Tanah Runtuh dari Kacamata Anak

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:45 WIB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:38 WIB

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:37 WIB

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:36 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:33 WIB

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa

Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

×