Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 23 Juli 2026 | 22:13 WIB
Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak
Menteri PPPA Arifah Fauzi dan Selvi Ananda. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi dan Selvi Ananda memperingati Hari Anak Nasional ke-42 pada Kamis (23/7/2026).
  • Forum Anak menyampaikan 12 poin Suara Anak Indonesia yang mencakup berbagai isu penting pemenuhan hak anak.
  • Pemerintah mengadakan pameran robotik dan permainan tradisional untuk mendukung kreativitas serta pembentukan karakter anak Indonesia.

Suara.com - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 pada Kamis (23/7) menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat perannya masing-masing dalam menciptakan ekosistem yang mendukung anak. 

Sementara itu, Ketua Umum Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih yang juga istri Wapres Gibran Rakabuming, Selvi Ananda, menekankan pentingnya pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga.

Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", Hari Anak Nasional tahun ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengatakan anak-anak merupakan calon pemimpin bangsa sehingga seluruh pihak perlu memberikan ruang yang luas bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang.

"Anak-anak hari ini adalah pemimpin Indonesia di masa depan. Karena itu, kita harus memberikan kesempatan, akses, dan ruang seluas-luasnya bagi anak untuk belajar, berkembang, berkreasi, dan meraih cita-cita. Ketika kita hadir untuk anak, kita sedang menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas," ujar Arifah dalam pernyataannya, Kamis (23/7/2026).

Menurut Arifah, Hari Anak Nasional tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi juga pengingat bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga agar terus memperkuat dukungan terhadap pemenuhan hak anak.

Pada puncak peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Forum Anak turut menyampaikan 12 poin Suara Anak Indonesia 2026 yang mewakili aspirasi anak dari 38 provinsi. Aspirasi tersebut disusun melalui proses partisipatif mulai dari tingkat desa hingga nasional.

Adapun isu yang diangkat meliputi pendidikan berkualitas dan inklusif, pencegahan kekerasan dan perundungan, kesehatan fisik dan mental, perlindungan anak di ruang digital, peningkatan partisipasi anak dalam pembangunan, penguatan peran keluarga, pelestarian lingkungan hidup, hingga pemenuhan hak anak penyandang disabilitas.

baca juga

Arifah memastikan pemerintah akan mengawal aspirasi tersebut agar mendapat perhatian dari kementerian dan lembaga terkait.

"Suara Anak Indonesia tidak hanya kami dengar, tetapi juga kami kawal. Kami akan mendampingi anak-anak menyampaikan langsung rekomendasi mereka kepada kementerian dan lembaga terkait agar setiap aspirasi mendapatkan perhatian dan tindak lanjut," ujar Menteri PPPA.

Selain itu, Arifah mengingatkan orang tua tidak hanya melarang anak bermain gawai, tetapi juga menghadirkan kegiatan alternatif yang positif dan menyenangkan. Misalnya, mengenalkan permainan tradisional yang mengajarkan kebersamaan, sportivitas, dan nilai karakter yang penting bagi perkembangan anak.

Menurutnya, kreativitas anak juga perlu terus didukung, salah satunya melalui pengembangan minat di bidang sains dan teknologi.

"Robotik menunjukkan kreativitas dan potensi luar biasa anak-anak Indonesia. Potensi ini harus terus kita dukung agar mereka siap menghadapi perkembangan zaman dan tantangan masa depan," ujar Menteri PPPA.

Sementara itu, Ketua Umum SERUNI Kabinet Merah Putih, Selvi Gibran Rakabuming, menegaskan keluarga merupakan tempat pertama dalam membentuk karakter anak.

Sebagai generasi penerus bangsa, Selvi menekankam bahwa anak-anak harus dipersiapkan menjadi pribadi yang cerdas dan berkarakter kuat. 

"Pendidikan karakter dimulai dari keluarga, kemudian diperkuat oleh sekolah dan lingkungan sekitar. Dengan nilai etika, budi pekerti, dan kepedulian yang baik, anak-anak Indonesia akan tumbuh menjadi generasi yang siap membawa perubahan positif bagi bangsa," ujar Selvi.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya penyampaian Suara Anak Indonesia, permainan tradisional berbasis kearifan lokal, serta pameran robotik karya anak Indonesia sebagai ruang bagi anak untuk berkreasi dan mengembangkan bakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri

Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:27 WIB

Prestasi Anak Tak Ditentukan dari Piala, Tapi Nutrisi di Pagi Hari

Prestasi Anak Tak Ditentukan dari Piala, Tapi Nutrisi di Pagi Hari

Health | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:48 WIB

Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Video | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel

Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel

Sulsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Kepada Ilah yang Tak Diketahui: Ketika Manusia Berhadapan dengan Alam dan Keyakinan

Kepada Ilah yang Tak Diketahui: Ketika Manusia Berhadapan dengan Alam dan Keyakinan

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang

Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Bulog Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi, Perluas Akses Pangan Murah bagi Masyarakat

Bulog Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi, Perluas Akses Pangan Murah bagi Masyarakat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Pengiklan Makin Selektif, Media Harus Ubah Strategi Bisnis di Era AI

Pengiklan Makin Selektif, Media Harus Ubah Strategi Bisnis di Era AI

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:24 WIB

4 Shio Paling Kaku dan Sulit Diajak Bergaul, Ada yang Suka Menjaga Jarak

4 Shio Paling Kaku dan Sulit Diajak Bergaul, Ada yang Suka Menjaga Jarak

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Media Singapura: Prabowo Tuduh MSCI Mencoba Intimidasi Indonesia Setelah Pasar Saham Anjlok

Media Singapura: Prabowo Tuduh MSCI Mencoba Intimidasi Indonesia Setelah Pasar Saham Anjlok

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:23 WIB

Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030

Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030

Bekaci | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:22 WIB

Syahganda Nainggolan Luruskan Pesan Prabowo ke MSCI: Bukan Menantang, tapi Tak Mau Ditekan

Syahganda Nainggolan Luruskan Pesan Prabowo ke MSCI: Bukan Menantang, tapi Tak Mau Ditekan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:21 WIB

9 Rekomendasi Film Tragic Romance tentang Belajar Melepaskan dan Mengikhlaskan

9 Rekomendasi Film Tragic Romance tentang Belajar Melepaskan dan Mengikhlaskan

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:10 WIB

×