NASA Temukan Lubang Hitam Raksasa Pengembara Mangsa Bintang

Pebriansyah Ariefana

Senin, 17 Agustus 2026 | 10:28 WIB
NASA Temukan Lubang Hitam Raksasa Pengembara Mangsa Bintang
Satelit NASA Swift merekam aksi pembantaian bintang oleh lubang hitam supermasif pengembara di pinggiran galaksi jauh. (NASA)
baca 10 detik
  • Teleskop NASA Swift mendeteksi lubang hitam supermasif yang memangsa bintang di pinggiran galaksi jauh.

  • Penemuan ini memvalidasi metode kecerdasan buatan baru untuk berburu lubang hitam pengembara yang terlempar.

  • Observatorium Rubin dan Roman akan memperluas pemetaan fenomena pembantaian bintang di masa depan.

Suara.com - Fenomena langka penyerapan bintang oleh lubang hitam supermasif pengembara yang berada di pinggiran galaksi luar berhasil direkam oleh Teleskop Swift milik NASA.

Temuan ini membuktikan secara ilmiah keberadaan monster gravitasi berukuran jutaan kali massa Matahari yang berkelana jauh di luar pusat galaksi utamanya.

“Kami memang berburu peristiwa pembantaian bintang ini sebagai sarana menemukan lubang hitam supermasif tak terlihat yang mengembara jauh dari inti galaksi tempat mereka biasanya berada,” kata Robert Stein, peneliti dari Universitas Maryland, College Park, dan Goddard Space Flight Center NASA di Greenbelt, Maryland, dikutip dari Futura-sciences.

Ilustrasi Lubang Hitam. [NASA/JPL-Caltech]
Ilustrasi Lubang Hitam. [NASA/JPL-Caltech]

“Dengan penemuan ini, yang merupakan satu dari sedikit kasus yang baru terkonfirmasi sejauh ini, kami telah memvalidasi teknik baru dan dapat menggunakannya untuk berburu lebih banyak lagi.”

Peristiwa yang dikenal sebagai tidal disruption event ini menghasilkan kilatan cahaya yang sangat terang akibat gaya gravitasi ekstrem lubang hitam memicu kehancuran total bintang.

Sinyal kejutan tersebut awal mulanya terdeteksi pada November 2025 oleh fasilitas pengamatan ZTF di California Selatan dari galaksi yang berjarak 750 juta tahun cahaya.

“Dari setengah juta kilatan cahaya yang dideteksi ZTF setiap malam, algoritma kecerdasan buatan baru kami secara otomatis mengenali kilatan yang sangat mirip dengan peristiwa pembantaian bintang, meskipun lokasinya tidak biasa di pinggiran galaksi,” ujar Stein.

Ledakan materi tersebut menghasilkan energi radiasi inframerah hingga ultraviolet yang mengalahkan terang seluruh galaksi inangnya selama beberapa bulan.

Konfirmasi lanjutan mengenai spektrum energi panas mencapai 30.000 derajat Celsius ini dilakukan melalui kolaborasi teleskop darat SOAR di Cili dan fasilitas UVOT satelit NASA Swift.

baca juga

“Kombinasi dari seluruh data ini membantu kami menyingkirkan penjelasan lain dan dengan percaya diri menyatakan bahwa ini adalah peristiwa pembantaian bintang, meskipun lokasinya aneh,” kata Jonathan Carney, mahasiswa doktoral di Universitas North Carolina di Chapel Hill, yang memperoleh spektrum pertama pendukung interpretasi kilatan tersebut sebagai peristiwa pembantaian bintang.

Bagaimana lubang hitam raksasa ini bisa terlempar jauh dari tempat asalnya?

“Itu pasti berasal dari pusat galaksi, tetapi bukan galaksi yang menjadi tempatnya berada di pinggiran saat ini,” kata Stein.

“Kami menduga lubang hitam supermasif milik galaksi inang masih berada di intinya, tetapi lubang hitam yang memakan bintang tersebut bisa jadi berawal dari galaksi kecil yang bergabung dengan galaksi besar yang kita lihat hari ini.”

Para ilmuwan mengemukakan hipotesis bahwa dorongan gravitasi dari penggabungan tiga galaksi atau benturan dengan galaksi kerdil telah menendang lubang hitam tersebut ke area pinggiran.

Potensi ditemukannya lebih banyak monster antariksa tak bertuan ini membuka cakrawala baru mengenai sejarah evolusi dan interaksi galaksi di alam semesta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari

Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan

Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:52 WIB

NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan

NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Bandar Lampung Tertinggi! Beras dan Cabai Jadi Biang Kerok Inflasi di Lampung

Bandar Lampung Tertinggi! Beras dan Cabai Jadi Biang Kerok Inflasi di Lampung

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Sikapi Laporan Akhir KNKT, KAI Rombak Prosedur dan Evaluasi Jam Kerja Masinis

Sikapi Laporan Akhir KNKT, KAI Rombak Prosedur dan Evaluasi Jam Kerja Masinis

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Berapa Harga Parfum Mandalika Original? Ini 5 Produknya yang Terlaris di Shopee

Berapa Harga Parfum Mandalika Original? Ini 5 Produknya yang Terlaris di Shopee

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pura-pura Jadi Petugas Provider, Pelaku Pencurian Tower BTS di Tangerang Diringkus Polisi

Pura-pura Jadi Petugas Provider, Pelaku Pencurian Tower BTS di Tangerang Diringkus Polisi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Kapten Bangladesh Klaim Tahu Kelemahan Timnas Indonesia: Kami Punya Strategi Rahasia

Kapten Bangladesh Klaim Tahu Kelemahan Timnas Indonesia: Kami Punya Strategi Rahasia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Nomor KPJ BPJS Ketenagakerjaan yang Mana? Begini Cara Mengeceknya

Nomor KPJ BPJS Ketenagakerjaan yang Mana? Begini Cara Mengeceknya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Tetap Polisi Aktif Usai Dilantik Jadi Kepala KSP, Listyo Sigit Tepis Isu Pensiun

Tetap Polisi Aktif Usai Dilantik Jadi Kepala KSP, Listyo Sigit Tepis Isu Pensiun

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:04 WIB

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri yang Baru

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri yang Baru

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor

Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi

Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:02 WIB

×