Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan

Arief Apriadi

Selasa, 02 Juni 2026 | 14:52 WIB
Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan
NASA menyiapkan pembangkit nuklir di Bulan untuk mendukung misi jangka panjang. Tenaga surya dinilai belum cukup menopang koloni manusia permanen. [Dok. NASA]
baca 10 detik
  • NASA mengembangkan teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulan untuk mendukung misi eksplorasi manusia secara jangka panjang.
  • Reaktor nuklir dipilih sebagai solusi energi stabil guna mengatasi keterbatasan panel surya saat menghadapi malam panjang di Bulan.
  • Pembangunan infrastruktur pangkalan Bulan dilakukan melalui tiga tahap strategis sebagai persiapan teknis untuk misi eksplorasi menuju planet Mars.

Suara.com - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tengah menyiapkan teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulan guna mendukung misi eksplorasi jangka panjang.

Kehadiran reaktor nuklir dinilai menjadi salah satu solusi untuk menyediakan pasokan energi yang stabil bagi pangkalan permanen manusia di Bulan, terutama di wilayah yang minim paparan sinar matahari.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya NASA membangun infrastruktur yang mampu mendukung kehidupan manusia di luar Bumi secara berkelanjutan.

NASA Cari Solusi untuk Malam Panjang di Bulan

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Program Eksekutif NASA untuk Basis Bulan, Carlos Garcia-Galan, mengatakan bahwa sumber energi yang andal menjadi kebutuhan utama dalam pengembangan pangkalan permanen di Bulan.

Menurutnya, ketergantungan penuh pada panel surya memiliki keterbatasan karena sejumlah wilayah di Bulan mengalami periode kegelapan yang panjang.

"Kami ingin mencapai tahap di mana kami menghasilkan puluhan kilowatt listrik, dan reaktor nuklir di permukaan Bulan adalah jalan yang harus ditempuh. Jadi kami akan melakukan eksperimen dan pada akhirnya membangun kemampuan itu," kata Garcia-Galan dikutip dari Antara, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa lingkungan Bulan yang ekstrem, termasuk suhu sangat rendah dan minim cahaya di beberapa wilayah, membuat NASA harus mencari sumber energi alternatif yang dapat beroperasi tanpa gangguan.

"Jadi nuklir adalah langkah berikutnya, dimulai dari unit pemanas radioisotop pada aset awal agar bisa bertahan melewati malam," tambahnya.

baca juga

Pembangunan Basis Bulan dalam Tiga Tahap

NASA telah menyiapkan peta jalan pembangunan pangkalan permanen di Bulan yang akan dilaksanakan secara bertahap.

Tahap pertama mencakup pengiriman kargo, peralatan berat, serta pembangunan infrastruktur dasar yang mendukung kebutuhan energi, komunikasi, dan penelitian ilmiah.

Pada tahap kedua, NASA akan mulai mengembangkan fasilitas yang memungkinkan manusia tinggal lebih lama di Bulan, termasuk sistem logistik dan pendukung kehidupan.

Fase ini juga direncanakan melibatkan kerja sama dengan berbagai lembaga antariksa internasional guna memperkuat kemampuan teknologi dan sumber daya yang dibutuhkan.

Batu Loncatan Menuju Mars

Tahap ketiga ditargetkan memungkinkan manusia tinggal dalam jangka panjang di permukaan Bulan dengan dukungan sistem yang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan

NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:45 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 31 Mei 2026, Akhir Bulan Hidup Makin Tenang

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 31 Mei 2026, Akhir Bulan Hidup Makin Tenang

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:45 WIB

16 Juni 2026 Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan Menurut SKB 3 Menteri

16 Juni 2026 Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan Menurut SKB 3 Menteri

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:55 WIB

Ada 2 Tanggal Merah di Bulan Juni 2026, Ini Daftarnya Sesuai SKB 3 Menteri

Ada 2 Tanggal Merah di Bulan Juni 2026, Ini Daftarnya Sesuai SKB 3 Menteri

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:21 WIB

Kapan Hari Arafah 2026? Lakukan Amalan Sunah Ini agar Dosa 2 Tahun Terhapus

Kapan Hari Arafah 2026? Lakukan Amalan Sunah Ini agar Dosa 2 Tahun Terhapus

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:07 WIB

Terkini

Jaksa dan Pengacara Berebut Urutan Saksi di Sidang Febrie, Ada Ferry Boboho

Jaksa dan Pengacara Berebut Urutan Saksi di Sidang Febrie, Ada Ferry Boboho

News | Senin, 02 November 2026 | 14:07 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 14:07 WIB

Sah Secara Hukum, Penyerahan Pataka Jadi Bukti Legitimasi Mutlak Ki Kusumo Pimpin PARFI 2025-2030

Sah Secara Hukum, Penyerahan Pataka Jadi Bukti Legitimasi Mutlak Ki Kusumo Pimpin PARFI 2025-2030

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 14:03 WIB

Aturan Membawa Power Bank ke Pesawat 2026: Batas Kapasitas, Maksimal 2 Unit, dan Larangan Penggunaan

Aturan Membawa Power Bank ke Pesawat 2026: Batas Kapasitas, Maksimal 2 Unit, dan Larangan Penggunaan

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:01 WIB

Iran Gertak Amerika Bakal Hadapi Perang Panjang Jika Trump Nekat Menyerang Lagi

Iran Gertak Amerika Bakal Hadapi Perang Panjang Jika Trump Nekat Menyerang Lagi

News | Senin, 02 November 2026 | 14:00 WIB

Film New Recruit Tayang 30 Desember, Kelompok Prajurit Alami Kejadian Aneh

Film New Recruit Tayang 30 Desember, Kelompok Prajurit Alami Kejadian Aneh

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:00 WIB

Bunga Kredit PNM Mekaar Dipangkas Jadi 8 Persen, Pemerintah Siapkan Subsidi Rp2,6 Triliun

Bunga Kredit PNM Mekaar Dipangkas Jadi 8 Persen, Pemerintah Siapkan Subsidi Rp2,6 Triliun

News | Senin, 02 November 2026 | 13:58 WIB

Pria di Kampung Ambon Ditangkap Polisi Usai Beli Etomidate Rp16 Juta Pakai Uang Palsu

Pria di Kampung Ambon Ditangkap Polisi Usai Beli Etomidate Rp16 Juta Pakai Uang Palsu

News | Senin, 02 November 2026 | 13:57 WIB

Soyeon Eks T-ara Hamil Anak Pertama, Umumkan Kabar di Anniversary ke-4

Soyeon Eks T-ara Hamil Anak Pertama, Umumkan Kabar di Anniversary ke-4

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:57 WIB

Obligasi & Sukuk RAJA Resmi Ditawarkan, Berapa Kupon untuk Investor?

Obligasi & Sukuk RAJA Resmi Ditawarkan, Berapa Kupon untuk Investor?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:55 WIB

×