Edi Purwanto Minta Logistik Gempa NTT Merata, Prioritaskan Bayi, Ibu Hamil dan Lansia

Bangun Santoso

Senin, 17 Agustus 2026 | 13:40 WIB
Edi Purwanto Minta Logistik Gempa NTT Merata, Prioritaskan Bayi, Ibu Hamil dan Lansia
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edi Purwanto. (Ist)
baca 10 detik
  • Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Nagekeo, NTT, pada Sabtu (15/8/2026), menyebabkan 53 orang meninggal dunia.
  • Edi Purwanto mendesak pemerintah segera mendistribusikan logistik secara merata kepada seluruh korban terdampak di wilayah terisolasi.
  • Pemerintah bersama unsur terkait harus mempercepat evakuasi korban serta memulihkan infrastruktur publik yang rusak akibat bencana.

Suara.com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edi Purwanto, meminta pemerintah memastikan pasokan dan distribusi logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berjalan cepat dan merata.

Menurutnya, pemerintah harus menjamin tidak ada masyarakat di wilayah terdampak, terutama daerah yang terisolasi akibat kerusakan jalan dan jembatan, mengalami kekurangan pangan, air bersih, obat-obatan, pakaian, maupun kebutuhan dasar lainnya.

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026) tersebut memiliki parameter pemutakhiran magnitudo 7,7.

Pusat gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 15 kilometer.

Berdasarkan pemutakhiran data BNPB pada Minggu (16/8/2026), sebanyak 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka.

“Kami Komisi V DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan khususnya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Saat ini semua pihak harus bersinergi mempercepat evakuasi sekaligus memastikan bantuan logistik segera sampai kepada seluruh masyarakat terdampak,” kata Edi Purwanto dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Edi menegaskan, distribusi bantuan harus dilakukan berdasarkan kebutuhan di setiap lokasi pengungsian.

Selain makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, dan pakaian, pemerintah juga harus memperhatikan kebutuhan khusus bagi bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan.

“Jangan sampai bantuan menumpuk di satu titik, sementara masyarakat di desa-desa yang sulit dijangkau belum mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Jalur distribusi utama maupun alternatif harus segera dipastikan, termasuk dengan dukungan transportasi udara dan laut apabila akses darat belum dapat dilalui,” ujarnya.

baca juga

Selain penanganan darurat, Edi mendorong percepatan pendataan dan pemetaan kerusakan secara menyeluruh.

Pendataan tersebut harus mencakup rumah warga, jalan, jembatan, pelabuhan, jaringan air bersih, fasilitas kesehatan, sekolah, tempat ibadah, serta fasilitas publik lainnya sebagai dasar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Penanganan tidak boleh hanya berfokus pada rumah warga. Jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, jaringan air bersih, dan infrastruktur publik lainnya harus segera dipulihkan karena menjadi penopang aktivitas masyarakat sekaligus menentukan kelancaran distribusi bantuan,” ujarnya.

Edi juga meminta kementerian dan lembaga terkait segera membuka akses menuju wilayah yang terputus serta menyiapkan langkah penanganan sementara agar kegiatan evakuasi dan penyaluran logistik tidak terhambat.

Di sisi lain, legislator dari Daerah Pemilihan Jambi tersebut mengapresiasi langkah cepat BNPB, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan seluruh unsur SAR yang terus melakukan pencarian dan evakuasi korban.

Helikopter, drone, serta KN SAR Puntadewa juga telah dikerahkan untuk mendukung operasi kemanusiaan di wilayah terdampak.

“Setiap waktu sangat berarti. Pencarian korban, perawatan masyarakat yang terluka, pemenuhan kebutuhan pengungsi, dan pembukaan akses harus berjalan bersamaan. Pemerintah harus hadir secara cepat, terkoordinasi, dan memastikan tidak ada satu pun wilayah terdampak yang terabaikan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sari Yuliati Tinjau Langsung Lokasi Gempa NTT, DPR Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat

Sari Yuliati Tinjau Langsung Lokasi Gempa NTT, DPR Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat

DPR | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Usai Upacara HUT ke-81 RI, DKI Jakarta Kirim Nakes dan Galang Rp3,8 M untuk NTT

Usai Upacara HUT ke-81 RI, DKI Jakarta Kirim Nakes dan Galang Rp3,8 M untuk NTT

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Hening Cipta di Istana, Prabowo Ajak Rakyat Doakan Korban Bencana NTT dan Wilayah Lain

Hening Cipta di Istana, Prabowo Ajak Rakyat Doakan Korban Bencana NTT dan Wilayah Lain

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Purbaya Siapkan Rp 5 Triliun buat Bencana Gempa NTT, Siap Tambah Anggaran Jika Kurang

Purbaya Siapkan Rp 5 Triliun buat Bencana Gempa NTT, Siap Tambah Anggaran Jika Kurang

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Aksi Nyata Jakarta untuk NTT: ASN Pemprov DKI Patungan Rp3,8 Miliar Bantu Korban Gempa

Aksi Nyata Jakarta untuk NTT: ASN Pemprov DKI Patungan Rp3,8 Miliar Bantu Korban Gempa

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Bukan Sekadar Upacara, Megawati Sampaikan Pesan Khusus untuk Warga NTT yang Dilanda Gempa

Bukan Sekadar Upacara, Megawati Sampaikan Pesan Khusus untuk Warga NTT yang Dilanda Gempa

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Terkini

BI dan ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, 8 Bank Resmi Jadi Penerbit

BI dan ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, 8 Bank Resmi Jadi Penerbit

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:39 WIB

5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting

5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:35 WIB

Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024

Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya

Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:30 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri

81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti

Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Loud Budgeting: Dompet Selamat, tapi Pertemanan Lenyap?

Loud Budgeting: Dompet Selamat, tapi Pertemanan Lenyap?

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:25 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental

81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:24 WIB

Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia

Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia

Bekaci | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:22 WIB

×