Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu

Pebriansyah Ariefana

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:22 WIB
Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu
Sarang penipuan kripto internasional terbongkar di kawasan sepi Forest City Malaysia akibat kegagalan megaproyek. (BBC)
baca 10 detik
  • Polisi Malaysia menggerebek sarang penipuan kripto internasional yang menempati kawasan sepi Forest City.
  • Megaproyek mangkrak memberikan privasi dan fasilitas bagi sindikat kejahatan digital untuk bersembunyi.
  • Jaringan penipu global terus bermigrasi dan berkembang menyerupai organisasi perusahaan profesional modern.

Suara.com - Penggerebekan besar-besaran kepolisian Malaysia membongkar alih fungsi kawasan megaproyek Forest City menjadi pusat operasi penipuan kripto jaringan internasional. Pembongkaran dua sindikat skala besar ini membuktikan bagaimana proyek perumahan mangkrak dapat dengan mudah beralih fungsi menjadi sarang kejahatan terorganisasi.

Kegagalan pemasaran proyek properti bernilai US$100 miliar ini secara langsung memicu ruang kosong yang dimanfaatkan kelompok kriminal untuk beroperasi secara sembunyi-sembunyi. Dari target awal menampung ratusan ribu jiwa, tingkat okupansi riil yang tidak mencapai lima persen menciptakan iklim kerja sempurna bagi para penipu.

Operasi senyap para pelaku penipuan investasi dan asmara ini berhasil berkulit rapi di balik citra kawasan komersial modern yang legal. Pengawasan lingkungan yang minim membuat aktivitas ilegal berjalan berdampingan tanpa kecurigaan dari segelintir warga lokal yang menghuni apartemen.

Polisi menyita ratusan perangkat komputer serta menyegel belasan unit properti saat menangkap 335 terpidana dari berbagai negara. Penggerebekan ini juga mengungkap pergeseran strategi sindikat kejahatan global yang mulai mengadopsi struktur manajemen korporasi modern.

Aparat mengidentifikasi pergerakan massif ribuan pelaku penipuan yang bermigrasi dari kawasan Asia Tenggara lain menuju Johor. Pengetatan aturan hukum di Kamboja mendorong eksodus besar-besaran jaringan kejahatan digital ke lokasi-lokasi baru yang lebih aman.

Mengapa Sindikat Internasional Memilih Forest City Sebagai Markas Operasi?

"Pada 2016 mereka menggambarkan tempat ini sebagai kota emas; sangat, sangat indah," kata Jason Deng, investor berusia 56 tahun yang termasuk salah satu pembeli pertama di Forest City, dikutip dari BBC.

"Kalau saya tahu tempat ini tidak begitu bagus, saya tidak akan membeli begitu banyak apartemen," katanya sekarang.

"Saya dulu pikir tempat ini akan jauh, jauh lebih baik."

baca juga

Kondisi fisik bangunan yang terbengkalai dan minim pengawasan sipil menjadi alasan utama para penipu kripto menetap di sini. Ketersediaan infrastruktur komunikasi tingkat tinggi yang berpadu dengan sepinya penghuni memberi perlindungan privasi yang sangat optimal.

"Kenyataannya adalah banyak organisasi seperti ini sekarang lebih menyerupai perusahaan multinasional daripada jaringan kejahatan terorganisasi atau geng tradisional," kata John Wojcik, analis di TRM Labs, yang menyelidiki kejahatan terkait kripto.

"They have dedicated recruitment teams, IT departments, money laundering specialists, and infrastructure."

Bagaimana Kejahatan Terorganisasi Beradaptasi Dengan Tren Rekrutmen Profesional?

"Saat berbicara dengan klien atau pelanggan, perusahaan mengajari kami untuk mengatakan 'kami sudah memiliki 23.000 penduduk yang tinggal di kawasan ini'," kata Kevin.

"Kurang dari 5.000."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024

Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara

Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Binance Perpanjang Airdrop RLUSD, Ini Cara Klaim 1 Juta XRP yang Dibagikan

Binance Perpanjang Airdrop RLUSD, Ini Cara Klaim 1 Juta XRP yang Dibagikan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

×