Jasad Membusuk Jadi Tantangan Tim Forensik Ungkap Kematian Sutrimo

Muhamad Yasir

Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:01 WIB
Jasad Membusuk Jadi Tantangan Tim Forensik Ungkap Kematian Sutrimo
Proses ekshumasi jenazah Sutrimo (42) di Pemakaman Umum Bantaragung, Desa Wlahara, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Rabu (12/8/2026). [Istimewa]
baca 10 detik
  • Hasil laboratorium forensik untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo belum keluar.
  • Tim forensik menghadapi tantangan pemeriksaan karena jenazah Sutrimo yang diekshumasi sudah mengalami pembusukan.
  • Polda Metro Jaya meningkatkan status penyelidikan kasus kematian Sutrimo ke penyidikan setelah keluarga melaporkan berbagai kejanggalan.

Suara.com - Misteri penyebab kematian Sutrimo, Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, belum terjawab. Hingga Selasa (18/8/2026), hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel jasad Sutrimo, termasuk pemeriksaan toksikologi untuk mendeteksi kemungkinan racun, masih belum keluar.

Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI) Brigjen Sumy Hastry Purwanti mengatakan tim forensik masih menunggu seluruh hasil pemeriksaan laboratorium.

"Belum selesai hasil pemeriksaaan labnya," kata Hastry kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

Dengan demikian, belum ada kesimpulan apakah terdapat zat beracun atau senyawa lain yang berkontribusi terhadap kematian Sutrimo. Pemeriksaan toksikologi menjadi salah satu bagian penting untuk mengungkap kemungkinan tersebut.

Selain toksikologi, sampel yang diambil saat ekshumasi juga diperiksa melalui histopatologi dan DNA. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan membantu tim forensik mengurai penyebab kematian Sutrimo secara ilmiah.

Jasad Sudah Membusuk, Jadi Tantangan Pemeriksaan

Proses pemeriksaan terhadap jasad Sutrimo juga menghadapi kendala karena jenazah telah dimakamkan selama hampir tiga pekan sebelum diekshumasi.

Hastry menyebut kondisi jasad yang sudah mengalami pembusukan menjadi tantangan tersendiri bagi tim forensik.

"Karena jenazah sudah 19 hari tentu sudah busuk sekali itu lah tantangannya," ujarnya.

baca juga

Kondisi tersebut membuat pemeriksaan tidak hanya mengandalkan temuan visual. Tim harus mengandalkan pemeriksaan laboratorium terhadap berbagai sampel yang masih dapat diperoleh dari jasad.

Rumah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. (Suara.com)
Rumah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. (Suara.com)

Tak Ada Luka Kekerasan

Sebelumnya, saat ekshumasi di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026), tim forensik tidak menemukan tanda-tanda luka akibat kekerasan tumpul maupun tajam pada jasad Sutrimo.

Ketua tim forensik, Ahmad Yudianto, mengatakan pemeriksaan luar dan dalam secara visual tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan. Tim kemudian mengambil sampel dari berbagai bagian tubuh untuk mencari penyebab pasti kematian.

Sampel tersebut antara lain berasal dari jaringan kulit yang dicurigai mengalami kelainan, swab, serta organ dalam seperti lambung dan jantung.
Pemeriksaan toksikologi dilakukan untuk mencari kemungkinan adanya racun, sementara histopatologi digunakan untuk memeriksa kondisi jaringan.

Tim juga menindaklanjuti informasi bahwa Sutrimo sempat ditemukan dengan kondisi mulut dan hidung mengeluarkan buih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Balik! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Hakim Batalkan Status Tersangka dan Pencekalan

Lawan Balik! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Hakim Batalkan Status Tersangka dan Pencekalan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:17 WIB

Polisi Tangkap 21 Orang Jelang Demo BEM UI di Bundaran HI

Polisi Tangkap 21 Orang Jelang Demo BEM UI di Bundaran HI

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×